Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hujan di Hulu, Kelurahan Margomulyo Terendam Banjir, Seorang Lansia Pingsan dan Dilarikan ke RS  

Asep Syaeful • Selasa, 12 Maret 2024 | 17:29 WIB

 

Ilustrasi Foto : Petugas TNI mengevakuasi warga terdampak bencana banjir.
Ilustrasi Foto : Petugas TNI mengevakuasi warga terdampak bencana banjir.
 

NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun – Perahu karet milik BPBD Ngawi terlihat hilir mudik di Kelurahan Margomulyo, Senin (11/3) kemarin.

Laju perahu karet berwarna oranye itu menyibak genangan air di RT 07 kelurahan setempat yang memang terendam banjir.

Petugas gabungan memanfaatkan perahu karet itu untuk mengevakuasi sejumlah warga yang terdampak bencana.

"Kedalaman air lebih dari satu meter,’’ ungkap Lurah Margomulyo Fajar Hermawan Sutanto.

Fajar mencatat sedikitnya 50 rumah yang dihuni 57 kepala keluarga (KK) di RT 07 terendam banjir.

Air terpantau masuk ke dalam rumah warga sejak Minggu (10/3) sore hingga Senin dini hari.

Relawan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD), tim search and rescue (SAR) Margomulyo, serta personel TNI dan Polri bergegas mengevakuasi barang berharga warga.

"Warga dievakuasi ke posko pengungsian. Sebagian tinggal di rumah saudara yang tidak kebanjiran,’’ ujarnya.

Fajar mengungkapkan, satu warga lanjut usia (lansia) dibawa ke RSUD dr Soeroto. Lansia itu sempat tidak sadarkan diri karena penyakit yang dideritanya. Kondisinya saat ini aman.

"Tim dinkes (dinas kesehatan) terus bersiaga,’’ ucapnya.

Pantauan wartawan koran ini, banjir yang merendam sejumlah rumah warga mulai surut kemarin petang. Rumah tersebut kembali ditempati pemiliknya yang sebelumnya mengungsi.

‘’Kami terus siaga meski air sudah surut. Khawatir ada banjir kiriman,’’ kata Fajar.

Dia mengatakan, wilayahnya terendam banjir karena Bengawan Solo dan Madiun meluap.

Air dari kedua sungai itu meluber karena beberapa daerah hulu diguyur hujan deras.

‘’Debit air yang tinggi dari Bengawan Solo dan Bengawan Madiun bertemu di Ngawi,’’ ujarnya. (sae/cor)

Editor : Budhi Prasetya
#Bengawan Solo #ngawi #bencana #banjir #perahu karet