NGAWI, Jawa Pos Radar Madiun - Sepak bola menyatukan semua. Di balik keberhasilan Indonesia mengalahkan Korea Selatan, ada gegap gempita di berbagai penjuru negeri ini.
Tak terkecuali di acara nonton bareng (nobar) di simpang Kartonyono, Ngawi, Jumat dini hari (26/4).
''Animo masyarakat di luar dugaan,'' kata Kepala Dinas Komunikasi, Informasi, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Wahyu Sri Kuncoro.
Wahyu menyebutkan, sekitar 650 warga ikut nobar. Sudut utara, selatan, dan timur, persimpangan, full pendukung tim nasional (timnas).
Mereka menyaksikan pertandingan babak perempat final Piala Asia U-23 2024 itu dari videotron milik Pemkab Ngawi.
"Antusiasme masyarakat sebagai pendukung timnas begitu tinggi,'' ujarnya.
Nobar mengakibatkan massa membludak di salah satu persimpangan ikonik Bumi Orek-orek itu. Mereka semula tertib menonton di trotorar dan tepi jalan.
Namun, kondisi seketika berubah saat pertandingan memasuki babak adu penalti.
''Penonton merangsek ke tengah jalan. Alhamdulillah aman, tidak sampai membuat jalan macet," ungkap Wahyu.
Pemkab berencana menggelar nobar lagi pada babak semi final. Namun, lokasi masih dipikirkan.
Masih di simpang Kartonyono dengan videotron atau di lokasi terbuka dengan sistem layar tancap.
''Dilihat jadwal (semi final Piala Asia U-23 2024) nanti. Kalau lebih sore, arus lalu lintas di simpang Kartonyono masih crowded,'' terang Wahyu.
Diketahui, 45 personel gabungan Polri, TNI, satpol PP, dan dishub dikerahkan dalam nobar. Selain mengatur lalu lintas, juga mencegah konvoi.
''Pengamanan nobar perlu dilakukan karena lokasi di perempatan jalan,'' kata Kabag Ops Polres Ngawi Kompol Kristanto. (sae/den)
Editor : Mizan Ahsani