Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hilang Usai Cekcok dengan Istri, Lansia di Ngawi Diduga Ceburkan Diri ke Bengawan Madiun

Asep Syaeful • Rabu, 21 Mei 2025 | 14:00 WIB
Warga Desa Kendung, Kwadungan, dihebohkan penemuan motor tanpa pemilik pada dini hari kemarin (20/5). FOTO: ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Warga Desa Kendung, Kwadungan, dihebohkan penemuan motor tanpa pemilik pada dini hari kemarin (20/5). FOTO: ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Misteri menyelimuti hilangnya Saman, 68, warga Desa Purwosari, Kwadungan, Ngawi.

Lansia itu diduga menceburkan diri ke Sungai Bengawan Madiun.

Itu setelah motor Honda Beat AE 4081 JAK miliknya ditemukan di tepi jembatan Kendung, Kwadungan, pukul 00.30 dini hari kemarin (20/5).

‘’Mungkin bapak keluar sekitar pukul 20.30 malam. Orang-orang sudah tidur,’’ tutur Sunarto, anak korban.

Keluarga baru menyadari Saman tidak ada saat terbangun malam hari. Motor dan pintu rumah juga tidak ada.

Mereka sempat menunggu, berharap sang bapak pulang. Namun, hingga tengah malam tak ada kabar.

‘’Kami sempat mencari ke warung dan tempat keramaian, tapi nihil,’’ imbuh Sunarto.

Hati Sunarto makin tidak tenang saat motor sang bapak ditemukan di jembatan Kendung.

Tak ingin berpikiran buruk, dia tetap berharap Saman berada di tempat lain.

Namun, mengingat sang ayah sempat bersitegang dengan ibunya sebelum pergi, ia khawatir terjadi sesuatu.

‘’Sempat cekcok ringan. Tapi bapak langsung pergi diam-diam,’’ katanya.

Kepala Desa Purwosari Suyono mengaku belum bisa memastikan apakah Saman benar-benar menceburkan diri.

Tidak ada saksi mata yang melihat langsung. Namun, ada warga yang sempat melihat Saman mondar-mandir di jembatan sekitar pukul 21.00.

Saat itu, ia memakai kaus cokelat, celana training, dan sarung diselempangkan. ‘’Warga mengira hanya orang yang sedang gelisah,’’ ujarnya.

Setelah laporan diterima, pihak desa langsung berkoordinasi dengan Polsek Kwadungan dan damkar.

Jok motor korban diperiksa. Isinya dompet berisi uang Rp 2,5 juta, tapi tanpa kartu identitas.

‘’Kami minta pihak keluarga terus menyisir lokasi dan menghubungi kerabat,’’ imbuh Suyono.

Sementara itu, Kasi Evakuasi dan Penyelamatan Damkar Ngawi, Purwanto menyebutkan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Tim SAR Bojonegoro.

‘’Arus sungai cukup deras beberapa hari ini. Pencarian dijadwalkan hari ini,’’ terang Purwanto. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
#Bengawan Madiun #lansia #ngawi #Jembatan Kendung