Jawa Pos Radar Madiun – Pemerintah Desa (Pemdes) Setono, Ngrambe, terus menunjukkan komitmennya membangun infrastruktur jalan demi menunjang aktivitas masyarakat.
Kali ini, dua proyek strategis berhasil dirampungkan tepat waktu: pembangunan jalan paving dan Talud Penahan Tanah (TPT) di Dusun Nglencer.
“Ada dua titik di Dusun Nglencer yaitu jalan paving di RT. 01, 03, 04 RW. 03 dan TPT di RT. 04, RW. 03,” terang Kepala Desa Setono, Pradana Dikdhya Wahana.
Proyek pavingisasi memiliki volume besar, masing-masing sepanjang 208 x 3 meter dan 104 x 2,5 meter.
Sementara pembangunan TPT difokuskan pada penanganan rawan longsor akibat aliran air hujan.
“Total anggaran yang dikucurkan untuk pavingisasi mencapai Rp190 juta, dan Rp65,2 juta untuk TPT,” imbuhnya.
Pradana menegaskan bahwa pavingisasi merupakan investasi infrastruktur yang memberikan dampak luas terhadap peningkatan kualitas hidup warga.
Baik dari sisi sosial, ekonomi, maupun lingkungan.
Selain lebih nyaman untuk mobilitas, paving block juga dinilai efisien secara teknis.
“Jika ada kerusakan, paving block bisa diganti sebagian tanpa harus membongkar seluruh jalan. Ini membuat pemeliharaan lebih mudah dan murah,” jelasnya.
Di sisi lain, pembangunan TPT dinilai krusial mengingat kontur tanah di wilayah itu cukup curam dan rawan tergerus air hujan.
Baca Juga: Bukan Adegan Film Horor! Jenazah ASN Terpaksa Dibonceng Pakai Motor, Video Viral di Medsos
Talud ini akan menjaga stabilitas jalan sekaligus memperpanjang usia pakainya.
Kepala desa juga menyebut keterlibatan aktif masyarakat dalam proses pembangunan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan warga.
Tenaga lokal diberdayakan dalam pekerjaan pavingisasi maupun pembangunan talud.
“Kami berharap infrastruktur ini bisa mendongkrak aktivitas ekonomi warga, khususnya di Dusun Nglencer. Jalan bagus, ekonomi lancar,” pungkasnya. (rio/naz/*)
Editor : Mizan Ahsani