Jawa Pos Radar Ngawi – Upaya penyelamatan seekor lutung Jawa betina yang tersengat listrik di Desa Ngawi Purba berakhir duka.
Satwa dilindungi itu mati setelah dirawat sekitar satu jam di klinik hewan, Minggu (16/11).
Kepala BPBD Ngawi Prila Yuda Putra menyebut lutung jatuh dari ketinggian sekitar 20 meter setelah terkena sengatan listrik tegangan tinggi.
Tubuhnya mengalami luka bakar cukup parah di beberapa bagian. ’’Mati setelah satu jam perawatan,’’ ungkapnya, Senin (17/11).
Petugas BPBD mengevakuasi lutung setelah menerima laporan warga.
Hewan tersebut sempat dimandikan dan diberi pertolongan pertama, namun kondisinya tak kunjung stabil.
Ia kemudian dibawa ke klinik milik drh. Febry Zainal Abidin, tetapi tidak mampu bertahan.
“Kami bawa ke klinik, tapi tidak bertahan lama,” ujarnya.
Warga sebelumnya mendengar suara ledakan dari tiang listrik.
Lutung diduga berasal dari arah Benteng Van Den Bosch dan biasa melintas menyeberangi Bengawan Solo melalui kabel.
’’Kata warga, biasanya ada dua lutung Jawa di sekitar sana,’’ tambahnya.
Temuan itu mengindikasikan adanya habitat lutung Jawa di kawasan hutan sekitar Ngawi Purba.
BPBD berencana berkoordinasi dengan BKSDA Madiun untuk upaya penyelamatan lanjutan.
’’Kami akan koordinasi dengan BKSDA untuk misi penyelamatan,’’ pungkasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto