Jawa Pos Radar Ngawi – Minat warga Ngawi untuk berolahraga, terutama lari, terus meningkat.
Setiap pagi dan sore, alun-alun dipadati masyarakat.
Namun hingga kini, kawasan tersebut belum memiliki jogging track memadai sehingga warga terpaksa berlari di badan jalan.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan bahwa antusiasme itu harus diimbangi dengan fasilitas layak.
Menurutnya, olahraga lari telah menjadi kebiasaan positif yang perlu didukung pemerintah daerah.
‘’Melihat antusias masyarakat yang tinggi, ini harus kita apresiasi dan fasilitasi,’’ ujarnya, kemarin (17/11).
Pemkab telah berkoordinasi dengan wabup, sekda, dan tim perencanaan untuk mempercepat revitalisasi alun-alun.
Salah satu fokusnya ialah pembangunan jogging track mengelilingi ruang publik tersebut.
‘’Revitalisasi sesegera mungkin dijalankan,’’ tambah Ony.
Konsep pembenahan turut mencakup penataan trotoar, perbaikan fasilitas umum, dan estetika kawasan agar lebih nyaman untuk olahraga maupun kegiatan masyarakat lainnya.
‘’Insya Allah 2026 kami mulai revitalisasi,’’ jelasnya.
Diketahui, proyek perbaikan alun-alun tahun ini batal berjalan meski DPUPR telah menganggarkan Rp19 miliar untuk tahap awal.
Pembatalan terjadi akibat efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto