Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Digitalisasi Tim KKN-T 37 UNIPMA: Dua UMKM Desa Jenangan, Ngawi, Viral setelah Masuk TikTok dan YouTube

Redaksi • Sabtu, 6 Desember 2025 | 00:48 WIB

 

Tim KKN-T 37 UNIPMA bersama pemilik Bolu Ayu Yuliani dan Areta Kitchen, Desa Jenangan, Kwadungan, Ngawi.
Tim KKN-T 37 UNIPMA bersama pemilik Bolu Ayu Yuliani dan Areta Kitchen, Desa Jenangan, Kwadungan, Ngawi.

Jawa Pos Radar Madiun - Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Ngawi, menyimpan potensi kuliner lokal yang kuat.

Melalui kunjungan lapangan, Tim KKN-T 37 Universitas PGRI Madiun menemukan dua UMKM yang menggambarkan semangat wirausaha masyarakat desa, yakni Bolu Ayu “Yuliani” dan Areta Kitchen.

Keduanya berkembang dari usaha rumahan, namun menyimpan peluang besar untuk naik kelas melalui digitalisasi.

Bolu Ayu Yuliani Menjaga Tradisi Rasa

Terletak di Dusun Jenangan 2, Bolu Ayu “Yuliani” telah berdiri sejak 2004 dan menjadi salah satu ikon kuliner rumahan di desa tersebut.

Sang pemilik, Yuliani, memulai usaha ini dari skala kecil hingga akhirnya menjadi sumber penghidupan keluarga.

“Saya mulai bisnis bolu ini sejak tahun 2004, tapi sekarang menjadi sumber penghidupan keluarga,” ujarnya.

Bolu jadul buatannya memiliki ciri khas tekstur lembut, rasa manis natural, serta aroma khas margarin dan telur yang membuatnya digemari semua kalangan.

Meski hanya tersedia dalam varian original, bolu Yuliani selalu cepat habis setiap hari.

Kontributor penting keberhasilan UMKM ini adalah penggunaan bahan lokal yang menjaga harga tetap stabil.

Lalu, manajemen stok yang adaptif terhadap perubahan harga bahan baku dan pemasaran aktif hingga pasar tradisional di Ngawi.

Selain itu, kontribusi sosial berupa penyerapan tenaga kerja dari warga sekitar.

Di tengah dominasi camilan modern, bolu jadul Yuliani menjadi simbol bagaimana kuliner klasik tetap mampu mempertahankan peminatnya.

Areta Kitchen Sentuhan Kreatif Anak Muda Desa 

Berbeda dengan nuansa nostalgia Bolu Ayu, Areta Kitchen menawarkan kuliner modern dengan pendekatan praktis.

Berada di Dusun Suren (Jenangan 3), usaha ini dirintis Areta, ibu muda yang awalnya hanya menjual masakan rumahan.

“Saya ingin semua orang bisa menikmati makanan enak tanpa ribet memasak, dengan harga terjangkau tapi kualitas terjamin,” ungkap Areta.

Kini Areta Kitchen berkembang menjadi dapur serbaguna yang menyediakan jajanan pasar, frozen food, dan makanan hantaran.

Selain itu, menu siap saji seperti tuna rahang, gurame bakar, gulai kepala kakap, hingga layanan katering lengkap.

Areta Kitchen menonjol berkat inovasi dalam pengemasan, kualitas cita rasa Nusantara yang konsisten, serta strategi pemasaran digital yang mulai diperkuat.

Usaha ini turut memberdayakan perempuan desa dengan mengajak tetangga belajar memasak dan membantu produksi.

Langkah Digitalisasi Tim KKN-T 37 UNIPMA

Untuk memperluas jangkauan promosi, Tim KKN-T 37 melakukan pendekatan digital marketing sederhana namun efektif.

Mereka membuat video pendek bertema kuliner untuk ditayangkan di YouTube Shorts dan TikTok, dua platform yang sangat kuat dalam menarik perhatian publik di era 4.0.

Konten diproduksi dengan durasi 10–25 detik, menggunakan teknik close-up pada tekstur bolu, tampilan menu Areta Kitchen, aktivitas dapur, serta testimoni singkat.

Strategi ini dipilih agar video mudah diterima algoritma dan nyaman ditonton oleh pengguna media sosial.

Video diberi caption komunikatif dan call-to-action, lalu dilengkapi hashtag seperti #kknunipma2025, #lppmunipma, #aretakitchen, #boluayuyuliani, #ngawi24jam, sehingga jangkauan konten meningkat signifikan.

Hasil pengujian performa menunjukkan bahwa jangkauan video meningkat, UMKM semakin dikenal audiens luar desa, masyarakat sekitar lebih sadar terhadap potensi kuliner lokal.

Program ini membuktikan bahwa digitalisasi tidak harus mahal; strategi sederhana pun mampu membawa dampak nyata bagi UMKM desa.

Inspirasi yang Tumbuh dari Desa, Menggerakkan Ekonomi Lokal

Pengalaman lapangan menunjukkan bahwa UMKM seperti Bolu Ayu Yuliani dan Areta Kitchen bukan hanya usaha kuliner, tetapi representasi perjuangan keluarga, kreativitas masyarakat, dan potensi ekonomi desa.

Dengan dukungan pemasaran digital, kedua UMKM ini semakin memiliki peluang untuk menembus pasar yang lebih luas.

Ayo Dukung UMKM Lokal!

Anda dapat berkontribusi langsung pada pertumbuhan ekonomi Desa Jenangan dengan mengunjungi Bolu Ayu “Yuliani” di Jenangan 2 untuk mencicipi bolu jadul otentik, memesan menu kuliner Nusantara dari Areta Kitchen di Dusun Suren (Jenangan 3).

Dukungan kecil dari kita dapat membawa dampak besar bagi UMKM desa di era digital.

 

Editor : Andi Chorniawan
#areta kitchen #umkm #promosi #bolu yuliani #unipma #desa jenangan #kkn #ngawi #konten digital