Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Menu MBG di Karangjati Ngawi Beralih ke Makanan Kering Selama Class Meeting

Asep Syaeful • Kamis, 18 Desember 2025 | 16:00 WIB
Menu makan bergizi gratis berupa roti, telur, dan buah kelengkeng yang dibagikan SPPG Bangon kepada siswa di Kecamatan Karangjati, Ngawi, selama masa class meeting. ULUL RUBIYATUN/RADAR MADIUN
Menu makan bergizi gratis berupa roti, telur, dan buah kelengkeng yang dibagikan SPPG Bangon kepada siswa di Kecamatan Karangjati, Ngawi, selama masa class meeting. ULUL RUBIYATUN/RADAR MADIUN

Jawa Pos Radar Ngawi – Pola pembagian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di sebagian wilayah Kecamatan Karangjati, Ngawi, mengalami perubahan.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bangon memilih menyalurkan MBG dalam bentuk makanan kering sejak Senin (15/12) lalu.

Perubahan tersebut dilakukan untuk menyesuaikan jam pulang siswa yang lebih cepat selama masa class meeting.

‘’Perubahan menu dari makanan basah ke kering hasil pembahasan dan kesepakatan bersama pihak sekolah,’’ kata Kepala SPPG Bangon Fajar Abdurrohman, kemarin (17/12).

Fajar menjelaskan, proses pengolahan MBG dalam bentuk makanan basah membutuhkan waktu relatif lama.

Akibatnya, distribusi baru bisa dilakukan menjelang siang, sehingga kurang efektif bagi sekolah dengan jadwal pulang lebih awal.

‘’Ada siswa yang seharusnya sudah pulang, tetapi masih harus menunggu MBG datang,’’ ujarnya.

Dari sisi teknis, MBG kering dinilai lebih praktis untuk pendistribusian.

Namun dari aspek anggaran, justru memerlukan biaya lebih besar karena penghitungan dilakukan per item.

Berbeda dengan MBG basah yang bahan-bahannya masih bisa disesuaikan.

‘’Penerapan MBG kering hanya berlangsung hingga akhir tahun sesuai kesepakatan. Setelah itu kembali bentuk makanan basah,’’ paparnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, terdapat tiga SPPG yang menerapkan MBG kering.

Selain SPPG Bangon, kebijakan serupa juga dilakukan oleh SPPG Sawo dan Bringin.

Khusus SPPG Bangon, cakupan layanan menjangkau sekitar 2.500 siswa dari 36 lembaga pendidikan.

Fajar memastikan komposisi menu MBG kering tetap memenuhi kebutuhan gizi siswa. Menu yang dibagikan meliputi telur, roti, buah, dan susu.

‘’Kalau tidak pakai susu, kami beri dua butir telur,’’ ungkapnya. (sae/her)

Editor : Hengky Ristanto
#SPPG Bangon #Makan Bergizi Gratis #Karangjati #MBG Ngawi #ngawi #Gizi Siswa #pendidikan ngawi