Jawa Pos Radar Ngawi – Seorang kakek ditemukan tewas tertabrak kereta api di jalur rel dekat perlintasan Desa Tambakromo, Kecamatan Geneng, Kamis (19/2) sekitar pukul 05.30 WIB.
Korban diduga berada di atas rel saat KA Mutiara Selatan jurusan Bandung–Surabaya melintas.
Korban diketahui bernama Suprapto, 72, warga Desa Tambakromo.
Lokasi kejadian berada sekitar 100 meter dari perlintasan sebidang Tambakromo.
Kepala Desa Tambakromo Muhamad Suhadi mengatakan, korban sebelumnya sempat terlihat mondar-mandir di sekitar rel.
Petugas jaga perlintasan sempat memantau pergerakan korban.
“Korban sempat beberapa kali mencoba hal serupa, tapi sebelumnya berhasil digagalkan petugas jaga perlintasan,” ujar Suhadi.
Tak lama berselang, KA Mutiara Selatan melaju dari arah Bandung menuju Surabaya.
Korban yang berada di sekitar rel tidak lagi terpantau.
Sesaat kemudian, korban tertabrak dan meninggal dunia di lokasi.
Kapolsek Geneng AKP Haris Sunarto mengatakan pihaknya menerima laporan warga terkait peristiwa tersebut.
Petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Saat kami tiba, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. Kami lakukan pemeriksaan saksi dan keluarga,” jelas Haris.
Berdasarkan hasil awal pemeriksaan, korban diketahui memiliki riwayat sakit menahun.
Polisi menduga korban sengaja mengakhiri hidupnya.
Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan visum.
Hingga kemarin, kasus masih dalam penanganan Polsek Geneng. (sae)
Editor : Hengky Ristanto