Jawa Pos Radar Ngawi – Harga hewan kurban di Pasar Hewan Ngawi mulai meroket menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.
Kenaikan terjadi pada sapi dan kambing berukuran besar dengan lonjakan mencapai 20 hingga 40 persen dibanding bulan lalu.
Pedagang sapi asal Jogorogo, Suraji, mengatakan kenaikan ini sudah menjadi pola tahunan seiring tingginya permintaan.
“Sudah menjadi pola tahunan karena permintaan tinggi,” ujarnya, kemarin (4/5).
Baca Juga: Permintaan Sapi Kurban di Ngawi Naik, Sapi Lokal Jadi Primadona
Saat ini, harga sapi berada di kisaran Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per ekor. Padahal, sebelumnya masih di angka Rp 17 juta.
Sementara kambing jantan ukuran besar naik dari Rp 1,5 juta menjadi Rp 3 juta per ekor.
“Biasanya harga masih akan terus naik sampai mendekati hari H,” imbuhnya.
Pasokan ternak di Pasar Hewan Ngawi berasal dari berbagai daerah, seperti Madiun, Magetan, Bojonegoro, hingga Sragen.
Suraji optimistis penjualan tahun ini lebih baik dibanding tahun lalu.
“Tahun lalu bisa jual 10 ekor sapi,” ungkapnya.
Baca Juga: 10 Cara Memasak Rendang Daging Sapi Empuk Gurih Lengkap dengan Resep Praktis Rumahan
Di sisi lain, pembeli mulai mencari cara untuk menghindari lonjakan harga.
Salah satunya dengan membeli lebih awal dan menitipkan ternak ke pedagang hingga hari penyembelihan.
Seperti yang dilakukan Mulyono, warga Kecamatan Paron.
Ia memilih membeli kambing lebih awal agar tidak terdampak kenaikan harga mendekati hari raya.
“Soalnya kalau beli mepet pasti lebih mahal,” ujarnya. (sae/cor)
Editor : Hengky Ristanto