Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Ngawi Bentuk Bapperida, Riset Kini Jadi Dasar Kebijakan Pembangunan

Asep Syaeful • Selasa, 12 Mei 2026 | 21:30 WIB
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono memaparkan strategi peningkatan PAD di tengah efisiensi transfer pusat. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Pemkab Ngawi mengubah Bappeda menjadi Bapperida sebagai langkah memperkuat pembangunan berbasis riset dan inovasi daerah. ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi mulai menggeser arah pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi.

Langkah tersebut ditandai perubahan nomenklatur Bappeda Ngawi menjadi Bapperida Ngawi atau Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

Perubahan itu resmi tertuang dalam revisi Perda Nomor 8 Tahun 2021.

Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan, perubahan tersebut bukan sekadar pergantian nama lembaga.

Pemkab ingin hasil riset benar-benar menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

“Berbeda dengan litbang yang hanya fokus penelitian. Bapperida, hasil riset wajib jadi solusi,” ujarnya, Selasa (12/5).

Menurut Ony, selama ini banyak hasil penelitian berhenti sebatas dokumen kajian tanpa implementasi nyata di lapangan.

Karena itu, fungsi perencanaan pembangunan, riset, dan inovasi kini disatukan dalam satu siklus kebijakan.

Melalui skema baru tersebut, Bapperida tidak hanya bertugas menyusun dokumen pembangunan daerah.

Lembaga itu juga bakal mengelola agenda riset daerah, kajian strategis, hingga pengembangan inovasi pelayanan publik.

“Riset jadi dasar perencanaan. Siklus ini menciptakan kebijakan yang berkelanjutan dan adaptif,” katanya.

Pemkab Ngawi juga mendorong lahirnya inovasi dari lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) maupun masyarakat.

Mulai pengembangan teknologi, tata kelola pemerintahan, hingga solusi berbasis potensi lokal daerah.

Selain itu, Bapperida diproyeksikan menjadi pusat integrasi data pembangunan berbasis teknologi digital agar kebijakan pemerintah lebih terukur dan tepat sasaran.

Ke depan, pemkab juga menyiapkan penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat kapasitas riset daerah.

“Bapperida diharapkan jadi motor penggerak pembangunan yang tidak hanya administratif, tetapi juga solutif dan berdampak nyata,” tandas Ony. (sae/her)

Editor : Hengky Ristanto
#bapperida ngawi #riset daerah #inovasi daerah #Pemkab Ngawi #Bappeda Ngawi