Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Pemkab Ngawi Kaji Regrouping 82 SD Negeri, Fokus Akses Pendidikan Siswa

Asep Syaeful • Minggu, 24 Mei 2026 | 18:00 WIB
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono

Jawa Pos Radar Ngawi – Pemkab Ngawi mulai mengkaji rencana penggabungan atau regrouping sekolah dasar negeri (SDN).

Sedikitnya 82 SD dari total 502 SDN di Kabupaten Ngawi masuk radar penataan pendidikan tersebut.

Meski begitu, rencana regrouping belum menjadi keputusan final. Pemkab masih melakukan kajian mendalam sebelum menentukan langkah lanjutan.

“Potensi itu kalau hanya mempertimbangkan jumlah siswa,” ujar Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Minggu (24/5).

Menurut Ony, regrouping sekolah tidak bisa dilakukan semata-mata karena jumlah murid sedikit.

Pemerintah daerah juga harus mempertimbangkan akses pendidikan bagi siswa, terutama di wilayah pelosok atau daerah terpencil.

Sebab, sejumlah sekolah dengan jumlah murid minim masih menjadi satu-satunya fasilitas pendidikan yang dapat dijangkau masyarakat setempat.

“Jangan sampai regrouping malah membuat akses anak menuju sekolah menjadi jauh dan akhirnya berpotensi menimbulkan putus sekolah,” katanya.

Dia menegaskan pemkab akan berhati-hati sebelum memutuskan penggabungan sekolah.

Saat ini, kajian sementara difokuskan pada sekolah-sekolah yang lokasinya berdekatan namun memiliki jumlah siswa relatif sedikit.

“Kalau ada dua sekolah yang radiusnya dekat dan jumlah siswanya sedikit, itu mungkin bisa digabung menjadi satu,” jelasnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#Sekolah Dasar #ony anwar #ngawi #pendidikan ngawi #regrouping SD