Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Website Dinas di Ngawi Diretas, Hasil Pencarian Munculkan Situs Judi Online

Asep Syaeful • Rabu, 17 Juni 2026 | 20:30 WIB
Tangkapan layar menunjukkan tampilan hasil pencarian salah satu website perangkat daerah di Ngawi yang sempat menampilkan halaman terkait judi online akibat serangan siber. FOTO: ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI
Tangkapan layar menunjukkan tampilan hasil pencarian salah satu website perangkat daerah di Ngawi yang sempat menampilkan halaman terkait judi online akibat serangan siber. FOTO: ASEP SYAEFUL/RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Ngawi – Sejumlah website organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Ngawi sempat menjadi sasaran serangan siber.

Akibatnya, tampilan hasil pencarian beberapa situs pemerintah berubah dan mengarah ke halaman login judi online (judol).

Meski demikian, Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo SP) Ngawi memastikan insiden tersebut tidak sampai mengganggu layanan maupun keamanan data pemerintah daerah.

“Namun saat diklik, website asli tetap muncul dan seluruh layanan maupun database tetap aman,” kata Kepala Diskominfo SP Ngawi Mahmud Rosadi, Rabu (17/6).

Mahmud menjelaskan, indikasi serangan pertama kali terdeteksi setelah pihak RSUD dr Soeroto menemukan kejanggalan pada situs resmi rumah sakit tersebut.

Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan penelusuran teknis dan koordinasi bersama Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Hasil pemeriksaan menunjukkan serangan tidak hanya menyasar satu website, melainkan juga beberapa situs perangkat daerah lainnya.

“Ini kejadian kali kedua mengalami serangan siber dengan pola yang berbeda dari sebelumnya,” ungkapnya.

Berdasarkan analisis tim teknologi informasi, pelaku diduga memanfaatkan website pemerintah sebagai sarana meningkatkan popularitas atau trafik situs tertentu secara ilegal melalui manipulasi hasil pencarian internet.

Akibatnya, masyarakat yang mencari website instansi pemerintah melalui mesin pencari sempat menemukan tampilan halaman login judi online.

Namun ketika tautan tersebut dibuka, pengguna tetap diarahkan ke website resmi pemerintah yang berfungsi normal.

“Yang terganggu hanya tampilan pada hasil pencarian,” jelas Mahmud.

Meski tidak berdampak pada sistem layanan maupun basis data, insiden tersebut dinilai berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap keamanan website pemerintah.

Sebab, masyarakat yang menemukan tampilan mencurigakan pada hasil pencarian bisa mengira seluruh sistem website pemerintah telah diretas atau diambil alih oleh pelaku.

Selama sepekan terakhir, tim teknologi informasi Diskominfo SP Ngawi melakukan proses pembersihan, pemulihan sistem, serta penguatan keamanan digital pada seluruh website yang terdampak.

Hasilnya, seluruh situs yang sempat mengalami gangguan telah kembali normal dan dapat diakses sebagaimana mestinya.

Mahmud menegaskan penguatan sistem keamanan siber akan terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai bentuk serangan digital yang semakin berkembang.

“Penguatan sistem keamanan siber terus dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang,” tegasnya. (sae/cor)

Editor : Hengky Ristanto
#Website Ngawi Diretas #serangan siber #judi online #keamanan siber #Diskominfo Ngawi