Jawa Pos Radar Madiun - Peringatan Hari Jadi ke-668 Kabupaten Ngawi bukan sekadar seremoni tahunan.
Pemkab Ngawi menjadikan momentum tersebut sebagai penegasan arah pembangunan daerah menuju masyarakat yang semakin mandiri, berdaya saing, sekaligus tetap berpegang pada nilai-nilai budaya lokal.
Semangat itu dirangkum dalam tema "Ngawi Tumbuh, Berdaya, Berbudaya" yang menjadi landasan pelaksanaan visi Semesta Berencana Jilid Kedua.
Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono menegaskan pemerintah daerah terus mendorong berbagai strategi inovasi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pembangunan tidak hanya diarahkan pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membentuk masyarakat yang memiliki etos kerja dan daya saing tinggi.
"Diharapkan dengan strategi inovasi dan lain sebagainya, kami ingin masyarakat Ngawi memiliki etos kerja yang tinggi, daya saing yang tinggi, sehingga mereka mampu mandiri dan kelak bisa berdaulat," ujar Ony.
Tema "Ngawi Tumbuh, Berdaya, Berbudaya" mengandung tiga pilar utama yang menjadi arah pembangunan Kabupaten Ngawi.
Pilar Tumbuh menggambarkan komitmen pemerintah untuk membangun perekonomian daerah yang kuat, stabil, dan terus berkembang secara berkelanjutan.
Pertumbuhan ekonomi diharapkan mampu menjadi fondasi bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Pilar Berdaya menjadi tujuan dari pertumbuhan ekonomi tersebut.
Masyarakat diharapkan memiliki kemampuan untuk mandiri, tangguh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan, termasuk dinamika ekonomi global.
Pilar Berbudaya menegaskan bahwa kemajuan ekonomi tidak boleh menghilangkan jati diri daerah.
Pelestarian sejarah, tradisi, dan budaya lokal tetap menjadi bagian penting dalam pembangunan Kabupaten Ngawi.
Ony mengingatkan bahwa pembangunan dan modernisasi harus berjalan beriringan dengan upaya menjaga identitas budaya daerah.
Menurutnya, masyarakat tidak boleh melupakan akar sejarah yang menjadi fondasi terbentuknya Kabupaten Ngawi.
"Kita tidak boleh lupa dengan akar sejarah serta identitas budaya Ngawi," pungkasnya. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto