BMKG Peringatkan Kemarau Kering, DPRKP Ngawi Siagakan 138 Pamsimas Hadapi Krisis Air

Asep Syaeful • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 11:00 WIB
DPRKP Ngawi optimalkan pamsimas untuk antisipasi krisis air bersih saat kemarau. DOK RADAR NGAWI
DPRKP Ngawi optimalkan pamsimas untuk antisipasi krisis air bersih saat kemarau. DOK RADAR NGAWI

Jawa Pos Radar Madiun – Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Ngawi menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi krisis air bersih selama musim kemarau.

Salah satunya dengan mengoptimalkan seluruh jaringan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kabupaten Ngawi.

Kepala DPRKP Ngawi Maftuh Affandi mengatakan, pihaknya memperkuat koordinasi dengan BPBD, Kodim 0805/Ngawi, serta Kelompok Pengelola Sarana Prasarana Air Minum dan Sanitasi (KPSPAM) agar penanganan kekeringan dapat dilakukan lebih cepat.

"Kita menghimpun seluruh stakeholder dalam satu wadah koordinasi agar saling menukar informasi dan siap dengan peran masing-masing. Sehingga jika titik kekeringan benar-benar terjadi, sistem penanganan sudah berjalan secara merata," ujarnya, Senin (3/8).

Saat ini terdapat lebih dari 138 KPSPAM yang aktif mengelola pasokan air bersih berbasis masyarakat di Ngawi.

Seluruh pengelola diminta memetakan kapasitas sumber air di wilayah masing-masing.

Jika terdapat sumber air dengan debit berlebih, pasokan akan disalurkan ke desa atau dusun yang mengalami kekurangan air bersih.

"KPSPAM yang memiliki debit air berlebih atau belum teroptimalkan kita minta bersiap. Jika sewaktu-waktu dibutuhkan, pasokan airnya akan kita salurkan ke desa-desa yang membutuhkan air bersih," katanya.

Maftuh optimistis infrastruktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang telah dibangun dalam beberapa tahun terakhir mampu mengurangi dampak kemarau.

Berdasarkan evaluasi DPRKP, pemetaan wilayah rawan yang dilakukan sejak 2024 berhasil menekan laporan kekeringan hingga nol kasus pada 2025.

"Tahun lalu berkat sistem SPAM yang sudah terbangun di daerah rawan, laporan kekeringan bisa ditekan hingga nol. Kami berharap kesiapan tahun ini dapat mempertahankan capaian tersebut sehingga masyarakat tetap terlayani air bersih dengan baik," pungkasnya. (sae/den)

Editor : Hengky Ristanto
kemarau pamsimas DPRKP Ngawi krisis air bersih