Jawa Pos Radar Madiun – Aksi pencurian kotak amal kembali terjadi di Kabupaten Ngawi.
Kali ini, tiga anak di bawah umur diduga membobol kotak amal Masjid Sumber Agung, Desa Kedunggudel, Kecamatan Widodaren, akhir pekan lalu.
Aksi mereka terekam kamera pengawas (CCTV) dan viral di media sosial.
Jemaah Masjid Sumber Agung, Ponijan, mengatakan isi kotak amal yang dibawa kabur diperkirakan mencapai Rp 2 juta.
"Isi kotak amal sekitar Rp 2 juta," ujarnya, Selasa (4/8).
Berdasarkan rekaman CCTV, seorang anak diduga datang lebih dahulu untuk merusak dua gembok kotak amal berbahan pelat besi menggunakan alat pemanas.
Setelah gembok terbuka, dua anak lainnya datang membantu menguras uang di dalam kotak amal.
"Uang dibawa kabur dengan menggunakan sarung," katanya.
Peristiwa itu baru diketahui pada Sabtu (1/8) sekitar pukul 04.20 saat jemaah hendak menunaikan salat Subuh.
Mereka mendapati gembok kotak amal di teras masjid sudah rusak. Setelah diperiksa, uang di dalamnya telah hilang.
"Setelah dibuka CCTV-nya, tiga anak yang mencuri," ungkap Ponijan.
Menurutnya, pencurian tersebut merupakan kali ketiga yang terjadi di masjid itu.
Meski demikian, pihak takmir memilih tidak melaporkan kasus tersebut secara resmi ke kepolisian.
Pengurus masjid berencana menyelesaikan persoalan secara internal sembari memperketat sistem pengamanan.
Sementara itu, meski belum menerima laporan resmi, Polsek Widodaren tetap mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.
Polisi mengamankan dua gembok yang rusak serta salinan rekaman CCTV sebagai barang bukti.
"Walaupun pihak masjid tidak melapor, kasus ini tetap dalam penanganan kami," kata Kanit Reskrim Polsek Widodaren Bripka Nurman Ribut Santoso.
Editor : Hengky Ristanto