Jawa Pos Radar Madiun – Kursi Direktur Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirto Kertonegoro Ngawi ternyata cukup diminati.
Sebanyak 15 orang resmi mendaftarkan diri untuk memperebutkan posisi pimpinan perusahaan daerah tersebut.
Pendaftaran seleksi calon direktur resmi ditutup Senin (10/8). Pelamar tak hanya berasal dari Ngawi dan sejumlah daerah di Jawa Timur. Ada pula pendaftar yang datang dari luar Pulau Jawa.
’’Ada pendaftar dari luar daerah hingga luar pulau,’’ kata Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Maftuh Affandi, Rabu (12/8).
Dari 15 pelamar, sebanyak 10 orang merupakan warga Ngawi. Sedangkan lima lainnya berasal dari luar daerah.
Rinciannya, masing-masing satu pelamar berasal dari Kota Kediri, Kabupaten Jember, dan Kota Gorontalo. Dua pendaftar lainnya berasal dari Kabupaten Malang.
Setelah pendaftaran ditutup, pansel bergerak melakukan verifikasi dan seleksi administrasi.
Seluruh berkas pelamar diperiksa berdasarkan kriteria dan persyaratan yang telah ditentukan.
Hasil seleksi administrasi dijadwalkan diumumkan Rabu (12/8). Pelamar yang dinyatakan lolos berhak melanjutkan ke tahapan uji kelayakan dan kepatutan (UKK).
UKK dijadwalkan berlangsung pada 20 Agustus mendatang. Tahapan tersebut menjadi bagian penting untuk menyaring kandidat sebelum nama calon direktur diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sesuai jadwal, usulan nama calon bakal disampaikan kepada Kemendagri pada 31 Agustus.
Setelah seluruh tahapan rampung, pansel membidik posisi direktur definitif dapat terisi pada September 2026.
’’Kami targetkan nama direktur definitif sudah ada September depan,’’ ungkap Maftuh.
Pengisian jabatan tersebut cukup dinantikan. Sebab, posisi Direktur Perumdam Tirto Kertonegoro diketahui telah kosong secara definitif sejak 2023 lalu. (sae/den)
Editor : Hengky Ristanto