KUALA LUMPUR, Jawa Pos Radar Madiun – Simson Wandik gagal bersinar di Malaysia.
Dalam laga melawan petarung tuan rumah Ammarul Shafiq di Sentul, Kuala Lumpur, Senin (15/7) lalu, atlet asal Bumi Kampung Pesilat itu harus mengakui kekalahan.
Simson kalah KO pada ronde pertama.
‘’Kesulitan bongkar lawan tinggi di rules muay thai,’’ ungkap pelatih Camp Pangeran Timoer Muchtar Ruzi.
Secara fisik dan pengalaman Simson memang kalah telak. Tinggi Ammarul 186,5 sentimeter. Sedangkan Simson hanya 168 sentimeter.
Sehingga, pukulan dan tendangan sulit untuk dilesakkan. Hal itu bakal jadi evaluasi.
Berbenah dengan latihan bertahan dan menyerang lawan yang lebih tinggi.
‘’Meski kami tahu persiapan sebelumnya harusnya lawan Nafizi, bukan Ammarul,’’ tambahnya.
Selain itu, usia keduanya terpaut tujuh tahun.
Simson 17 tahun dan Ammarul 24 tahun. Sehingga, pengalaman dan jam terbang pun tidak seimbang.
Meski begitu, Muchtar tetap mengapresiasi atletnya itu.
‘’Karena tetap berani melaju meski bukan lawan yang seharusnya,’’ tuturnya.
Di laga lainnya, Fatkur Rozi berhasil menang. Atlet MMA Kabupaten Madiun itu sukses menaklukan Naimul Amal, lawannya melalui kuncian leher di ronde kedua.
‘’Atas hasil ini kami bersyukur, atlet kami diberi keselamatan dalam bertanding serta pengalaman yang luar biasa,’’ tegasnya. (odi)
Editor : Mizan Ahsani