Jawa Pos Radar Madiun - AC Milan dikenal sebagai salah satu klub raksasa Italia dengan sejarah panjang dan prestasi segudang.
Selain piawai mengoleksi gelar seperti Serie A, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub, klub berjuluk Rossoneri ini juga jago soal strategi jual-beli pemain.
Salah satu sektor yang kerap mendatangkan untung besar bagi Milan adalah lini tengah.
Sejumlah gelandang top dunia pernah berseragam merah-hitam, lalu dilepas dengan nilai transfer fantastis.
Berikut ini tiga gelandang yang pernah dijual Milan dengan harga tinggi dan menghasilkan keuntungan signifikan bagi klub di bursa transfer.
1. Ricardo Kaka, Dijual ke Real Madrid (68 juta euro)
Nama Ricardo Kaka identik dengan era kejayaan Milan.
Didatangkan dari Sao Paulo pada 2003 dengan mahar 8,5 juta euro, Kaka langsung menjadi ikon klub.
Ia membawa Milan meraih trofi Liga Champions 2006–2007 dan menyabet Ballon d'Or 2007.
Setelah enam musim mengabdi, Kaka dijual ke Real Madrid pada 2009 dengan harga sekitar Rp1,1 triliun.
Penjualan ini menjadi yang terbesar dalam sejarah Milan kala itu dan menandai awal dari era Los Galacticos jilid dua di Bernabeu.
2. Sandro Tonali, Dijual ke Newcastle United (70 juta euro)
Sandro Tonali menjadi representasi bintang lokal yang berkembang pesat di Milan.
Awalnya bergabung dari Brescia dengan status pinjaman pada 2020, Tonali kemudian dipermanenkan hanya setahun kemudian seharga 14,5 juta euro.
Puncak performanya terjadi di musim 2021–2022 saat membawa Milan juara Serie A.
Namun pada 2023, Tonali dijual ke Newcastle United dengan nilai transfer mencapai 70 juta euro, memecahkan rekor penjualan Kaka sebelumnya.
Langkah ini menjadi strategi penting untuk mendukung keberlanjutan finansial klub.
3. Tijjani Reijnders, Dijual ke Manchester City (75 juta euro)
Tijjani Reijnders merupakan contoh sukses pembelian cerdas Milan.
Direkrut dari AZ Alkmaar pada 2023 dengan harga 20 juta euro, Reijnders langsung menjadi motor serangan di lini tengah.
Dalam dua musim, Reijnders mencetak 19 gol dan 9 assist dari 104 penampilan, serta membawa Milan meraih gelar Piala Super Italia.
Ia bahkan dinobatkan sebagai Gelandang Terbaik Serie A 2024–2025.
Penampilannya yang konsisten membuat Manchester City rela menebusnya seharga 75 juta euro termasuk bonus pada musim panas 2025.
Sebagai pengganti, nama Granit Xhaka dari Bayer Leverkusen tengah santer dikaitkan dengan Milan.
Gelandang Timnas Swiss itu disebut masuk radar pelatih Massimiliano Allegri untuk memperkuat lini tengah. (dce/naz)
Editor : Mizan Ahsani