Jawa Pos Radar Madiun - Persebaya Surabaya menjadi salah satu klub yang terbilang aktif berburu pemain di bursa tranfer.
Klub sepak bola asal Kota Pahlawan itu mendatangkan sejumlah nama-nama yang dibanderol mahal demi menyiapkan skuad unutk Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.
Tim berjuluk Green Force itu dikabarkan telah menggelontorkan dana fantastis. Nilainya mencapai sekitar Rp 13,48 miliar.
Anggaran jumbo itu hanya untuk memboyong empat pemain bintang ke ke Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Langkah agresif Persebaya itu menunjukkan mereka serius menyiapkan tim solid di era kepelatihan Eduardo Perez Moran.
Bersama duo asistennya, yakni Shin Sang-gyu dan Uston Nawawi, pelatih kepala asal Spanyol itu ingin tim besutannya mampu bersaing kompetitif di Liga 1 Indonesia musim depan.
Empat pemain anyar yang direkrut tersebut dua di antaranya adalah pemain lokal. Berikut Empat pemain yang bernilai fantastis di skuad Green Force :
Risto Mitrevski
Pemain pertama yang direkrut. Nilai pasar eks pemain Dewa United itu sekitar Rp 2,61 miliar.
Bek tengah asal Makedonia Utara itu dikenal tangguh di lini pertahanan. Pun, kemampuan kaki kanan dan kiri yang sama baiknya.
Informasi yang dihimpun, Risto sebenarnya baru saja memperpanjang kontraknya di Dewa United.
Namun, pemain berumur 33 tahun dengan tinggi badan 1,87 meter itu akhirnya dilepas ke Persebaya Surabaya.
Koko Ari Araya
Namanya sudah tidak asing bagi warga dan Bonek serta Bonita. Pemain jebolan akademi klub itu baru kembali ke pelukan Persebaya untuk musim depan.
Pemain muda berusia 25 tahun itu asli kelahiran Surabaya. Dirinya disebut-sebut memiliki kecepatan dan kekuatan duel yang bagus.
Koko Ari memiliki tinggi badan 1,78 meter itu bermain di posisi bek kanan. Pada bursa transfer pemain, ia memiliki nilai pasar Rp 3,04 miliar.
Gali Freitas
Merupakan pemain asing kedua yang direkrut dengan nilai cukup fantastis. Maklum, pemain muda asal Timor-Leste ini jadi incaran sejumlah klub.
Winger lincah yang sebelumnya memperkuat PSIS Semarang itu memiliki nilai pasar sebesar Rp 3,48 miliar.
Usianya cukup muda, masih berusia 20 tahun. Sejumlah pihak menilai jika Gali jadi investasi jangka panjang Persebaya Surabaya.
Tak salah jika ia disebut-sebut menjadi salah satu aset potensial di Liga 1 Indonesia, mengingat usianya masih muda sehingga memiliki kesempatan untuk terus berkembang.
Gali diplot sebagai sayap kiri. Itu lantaran ia dikenal lebih dominan dengan kaki kiri dan memiliki kecepatan luar biasa.
Rachmat Irianto
Gelandang bertahan tangguh yang juga tak asing bagi pendukung Persebaya. Putra daerah asli Surabaya itu berhasil dibawa pulang ke Stadion Gelora Bung Tomo.
Pemain yang akrab disapa Rian ini menjadi pemain rekrutan anyar termahal, nilai pasarnya Rp 4,35 miliar.
Lantaran itulah, manajemen menawarkan kontrak multi years. Ia bakal memperkuat tim yang dulu berjuluk Bajul Ijo itu hingga tahun 2028.
Pulangnya Rachmat Irianto diyakini bisa memperkuat lini pertahanan Persebaya Surabaya.
Itu tadi empat pemain hasil rekrutan Persebaya di bursa transfer jelang Liga 1 Indonesia musim 2025/2026 yang totalnya mencapai Rp 13,48 miliar.
Selain investasi, itu menunjukkan jika ambisi Green Force tak main-main. Mereka mengincar prestasi dalam persaingan kompetitif dengan klub-klub besar lainnya.
Menariknya, Eduardo Perez fokus untuk memperkuat pertahanan. Risto Mitrevskie, Koko Arid an Rachmat Irianto yang baru direkrut berposisi di lini belakang.
Sementara Gali Freitas jadi pemain mahal yang baru direkut disiapkan untuk meningkatkan kekuatan tim di sektor penyerangan.
Jika menilik komposisi skuad saat ini, keempat pemain tersebut berpotensi jadi pemain inti dan langsung dimainkan sebagai starter oleh Eduardo Perez.
Langkah Persebaya yang dinilai royal dalam belanja pemain menarik perhatian pencinta sepak bola tanah air.
Selain Bonek dan Bonita, juga para pengamat dan pemerhati sepak bola yang kerap memberikan ulasan pertandingan Liga 1 Indonesia.
Apalagi Persebaya Surabaya sempat mengalami inkonsistensi performa di musim sebelumnya yang membuat posisi mereka di klasemen kurang memuaskan.
Dengan nilai total Rp 13,48 miliar untuk empat pemain, Persebaya Surabaya termasuk sebagai tim dengan aktivitas transfer tersibuk dan termahal sejauh ini.
Editor : Budhi Prasetya