JAKARTA - Dunia sepak bola Italia berduka atas wafatnya pengusaha Indonesia sekaligus pemilik Como 1907, Michael Bambang Hartono, pada Kamis (19/3/2026).
Kabar ini langsung mengguncang publik sepak bola, terutama di Italia, mengingat peran besarnya dalam membangun kembali Como dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga: Tutup Usia di Singapura, Bos Djarum dan BCA Michael Bambang Hartono Akan Dimakamkan di Rembang
Como 1907 Sampaikan Duka Mendalam
Sebagai klub yang paling terdampak, Como 1907 menyampaikan pernyataan resmi penuh duka.
“Como 1907 sangat berduka atas meninggalnya Michael Bambang Hartono.”
Klub juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Hartono dan seluruh jajaran Grup Djarum.
Baca Juga: Resmi! Hasil Sidang Isbat Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
“Kami menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga Hartono dan kepada semua di Djarum Group. Di bawah kepemimpinan keluarga tersebut, klub telah memasuki babak baru dalam sejarahnya.”
Ucapan Duka dari Klub Serie A
Sejumlah klub besar turut menyampaikan belasungkawa.
Inter Milan menuliskan simpati mereka melalui pernyataan resmi:
“FC Internazionale Milano menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya Michael Bambang Hartono.”
Hal serupa juga disampaikan oleh SSC Napoli melalui presidennya Aurelio De Laurentiis.
“Pikiran Aurelio De Laurentiis dan semua orang di SSC Napoli bersama keluarga Como 1907 di saat sulit ini.”
Ucapan duka juga datang dari klub lain seperti Atalanta dan Palermo.
Baca Juga: Jadwal Orleans Masters 2026 Hari Ini Babak 16 Besar: Anthony Ginting Tantang Unggulan Teratas
Sosok di Balik Kebangkitan Como
Di bawah kepemimpinan keluarga Hartono sejak akuisisi 2019, Como 1907 mengalami transformasi signifikan.
Klub yang sempat terpuruk berhasil bangkit hingga kembali ke kasta tertinggi Liga Italia, Serie A.
Investasi yang terstruktur dan visi jangka panjang menjadikan Como sebagai salah satu klub yang mulai diperhitungkan di Italia.
Duka dari Pemain Como
Sejumlah pemain Como 1907 turut menyampaikan rasa kehilangan.
Nama-nama seperti Nico Paz, Lucas Da Cunha, Alberto Moreno, hingga Tasos Douvikas ikut mengungkapkan belasungkawa.
Tokoh Bisnis dan Olahraga
Michael Bambang Hartono wafat pada usia 86 tahun di Singapura.
Di luar sepak bola, ia dikenal sebagai salah satu tokoh bisnis paling berpengaruh di Indonesia melalui Grup Djarum dan perannya dalam pengembangan BCA.
Namun di dunia olahraga, warisannya melalui Como 1907 menjadi kontribusi besar di level internasional.
Keberhasilannya membawa klub tersebut kembali ke Serie A menjadi bukti nyata visi dan dedikasinya.
Wafatnya Michael Bambang Hartono tidak hanya meninggalkan duka di Indonesia, tetapi juga di Eropa, khususnya Italia.
Editor : Ockta Prana Lagawira