Jawa Pos Radar Madiun – Kabar gembira datang bagi pendukung setia Persebaya Surabaya, Bonek Mania.
Bomber asal Brasil, Bruno Paraiba, menyatakan kesiapannya untuk menjalani debut perdana di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) saat menjamu Persita Tangerang pada Sabtu (4/4).
Meskipun sebelumnya sudah dua kali tampil membela Green Force, kedua laga tersebut berstatus laga tandang (away).
Debut pertamanya terjadi saat melawan PSIM Jogjakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul (25/1), di mana ia berhasil menyumbang satu gol.
Baca Juga: Update BRI Super League: Jelang Lawan Persita, Persebaya Surabaya Dihantui Badai Cedera
Laga kedua dilakoni di Stadion Segiri, Samarinda (7/3), saat Persebaya menelan kekalahan telak dari Borneo FC.
Ambisi di Hadapan Bonek
Kini, peluang untuk tampil di hadapan publik Surabaya terbuka lebar.
Bruno mengaku sangat antusias dan terus berusaha mencapai kondisi fisik terbaiknya setelah masa pemulihan.
"Saya merasa lebih sehat. Saya sedang berusaha mencapai kondisi terbaik dan melakukan segalanya untuk kembali sepenuhnya. Saya siap bermain dan membantu semaksimal mungkin. Tujuan saya adalah memberikan yang terbaik," tegas striker berusia 31 tahun tersebut dikutip dari Jawa Pos.
Baca Juga: Jadwal Lengkap BRI Super League Pekan ke-26: Persib dan Persija Hadapi Laga Tandang Krusial
Bruno juga berambisi untuk memutus tren buruk yang sedang dialami timnya.
Dengan tinggi badan mencapai 189 cm, kehadiran Bruno diharapkan menjadi jawaban atas tumpulnya lini depan Persebaya dalam beberapa laga terakhir.
Menunggu Lampu Hijau Tim Medis
Meski sang pemain sudah menyatakan kesiapannya, pelatih Bernardo Tavares tidak ingin gegabah.
Nasib Bruno di laga kontra Persita masih bergantung pada keputusan tim medis.
Baca Juga: Prediksi Borneo FC vs Persib: Duel Final di Puncak Klasemen BRI Super League
Tavares menilai kondisi sang bomber belum sepenuhnya bugar 100 persen.
"Dia (Paraiba) memang mulai membaik. Namun, kami mencoba untuk terus berkoordinasi dengan tim medis guna melakukan semua prosedur yang mereka anggap terbaik. Tujuannya agar dia dapat pulih dengan cepat," ungkap Tavares.
Krisis Lini Depan Green Force
Tavares mengakui bahwa ia sangat membutuhkan jasa Bruno Paraiba.
Saat ini, posisi striker Persebaya memang tengah mengalami krisis setelah Mihailo Perovic absen dalam empat laga terakhir.
Namun, pelatih asal Portugal tersebut tetap menekankan prinsip kehati-hatian.
"Kami perlu berhati-hati dengan para pemain ini. Mereka memang ingin bermain, tetapi ada risiko bahwa stamina mereka belum optimal," tutupnya.
Pertandingan melawan Persita Tangerang akhir pekan ini akan menjadi pembuktian bagi Bruno Paraiba, apakah ia mampu memberikan magisnya di 'rumah baru' dan membawa Persebaya kembali ke jalur kemenangan. (tif)
Editor : Latiful Habibi