Jawa Pos Radar Madiun – Tuan rumah Dewa United dipaksa bekerja ekstra keras saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam laga lanjutan pekan ke-26 BRI Super League yang berlangsung di Banten International Stadium, Jumat (3/4/2026) malam.
Meski tampil menekan, tim asuhan Jan Olde Riekerink harus puas menutup babak pertama dengan skor imbang 0-0.
Dominasi Laskar Mataram
Bermain di hadapan pendukung sendiri, Dewa United sejatinya mencoba mengambil inisiatif serangan.
Beberapa kali Tangsel Warriors berhasil mengurung pertahanan tamu.
Baca Juga: Siap Debut di Gelora Bung Tomo, Bruno Paraiba Bisa Jadi Solusi Krisis Striker Persebaya
Namun, PSIM Yogyakarta yang datang dengan julukan Laskar Mataram menunjukkan kelasnya sebagai tim yang solid dan disiplin.
Alih-alih tertekan, PSIM justru tampil lebih efektif dalam mengalirkan bola.
Tim tamu terlihat lebih nyaman menguasai lini tengah dan menciptakan transisi serangan yang merepotkan barisan pertahanan Dewa United.
Savio Sheva Tebar Ancaman
Nama Savio Sheva menjadi momok paling menakutkan bagi lini belakang Dewa United di paruh pertama.
Tercatat, Sheva memiliki tiga peluang emas yang nyaris merubah papan skor.
Baca Juga: Update BRI Super League: Jelang Lawan Persita, Persebaya Surabaya Dihantui Badai Cedera
Peluang pertama sebuah sepakan terukur yang memaksa kiper Dewa United jatuh bangun melakukan penyelamatan gemilang.
Peluang kedua tendangan keras Sheva yang membentur tiang gawang, meski belakangan hakim garis telah mengangkat bendera tanda offside.
Peluang ketiga Sheva pada menit ke 27 yang kembali mendapatkan ruang tembak, namun dewi fortuna belum memihak setelah tendangan mendatarnya lagi-lagi mengenai tiang gawang.(tif)
Editor : Latiful Habibi