Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Jelang Duel Persija vs Persebaya: Badai Cedera Masih Menghantui, Bernardo Tavares Dipaksa Putar Otak

Latiful Habibi • Kamis, 9 April 2026 | 13:01 WIB
TEGAS: Pelatih Persebaya Bernardo Tavares saat memimpin latihan timnya menjelang lawang Persita Tangerang. (IG @officialpersebaya)
PUTAR OTAK: Pelatih Persebaya Bernardo Tavares dipaksa putar otak jelang laga klasik melawan Persija. (IG @officialpersebaya)

Jawa Pos Radar Madiun – Persebaya Surabaya tengah berada dalam perlombaan melawan waktu.

Menjelang laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/26 melawan Persija Jakarta, fokus tim berjuluk Bajul Ijo tersebut bukan hanya tertuju pada taktikal.

Melainkan pada pemulihan kondisi fisik para penggawa inti.

Laga klasik yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Sabtu (11/4) mendatang ini menjadi ujian berat bagi kedalaman skuad asuhan Bernardo Tavares.

Baca Juga: Jadwal & Analisis Pekan 27 BRI Super League 2025-26: Persaingan Memanas! Persib Bisa Tergelincir, Persija Dihadang Persebaya

Prioritas Kondisi Fisik Pemain

Pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares, menegaskan bahwa dirinya tidak ingin berjudi dengan menurunkan pemain yang belum pulih 100 persen.

Baginya, kesiapan fisik adalah syarat mutlak untuk menghadapi intensitas tinggi di pertandingan sebesar ini.

“Saat ini kami mencoba melihat pemain mana yang berada dalam kondisi terbaik. Banyak pemain mengalami masalah kondisi,” ungkap Tavares.

Kekhawatiran Tavares bukan tanpa alasan. Hingga sesi latihan terakhir, beberapa nama kunci dilaporkan masih berlatih terpisah atau bahkan absen sama sekali dari lapangan hijau.

Hal ini membuat pilihan strategi menjadi terbatas bagi mantan juru taktik PSM Makassar tersebut.

Baca Juga: Prediksi Skor Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Incar Kemenangan Di Kandang Lawan

“Ada pemain yang tidak ikut latihan, sehingga saya belum bisa memastikan apakah mereka siap bermain,” imbuhnya dengan nada waspada.

Optimisme di Tengah Keterbatasan

Meski dihantui badai cedera, Tavares tetap menjaga aura positif di dalam tim.

Ia percaya bahwa kekuatan Persebaya terletak pada kolektivitas permainan, bukan sekadar bergantung pada individu tertentu.

Kepercayaan diri tim saat ini sedang meningkat berkat modal kemenangan krusial atas Persita Tangerang pada laga sebelumnya.

Hasil positif tersebut diharapkan menjadi suntikan mental bagi pemain yang nantinya dipercaya turun di Jakarta.

“Kami berharap memiliki lebih banyak opsi dibanding pertandingan terakhir,” pungkas Tavares dengan nada optimistis.

Baca Juga: Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs PSM Makassar: Juku Eja Berharap Dewi Fortuna Di Jogja

Ambisi Memperbaiki Posisi Klasemen

Kemenangan di SUGBK menjadi harga mati jika Persebaya ingin terus bersaing di papan atas.

Saat ini, Bajul Ijo tertahan di posisi ke-6 klasemen sementara dengan raihan 42 poin.

Tambahan tiga poin dari kandang Macan Kemayoran tidak hanya akan mengamankan posisi mereka.

Baca Juga: Preview Persita Tangerang vs Arema FC: Misi Cetak Rekor dan Musim Paling Bersejarah Bagi Publik Tangerang

Tetapi juga memperpendek jarak dengan penghuni empat besar klasemen BRI Super League musim ini. (tif)

Editor : Latiful Habibi
#Persebaya Surabaya #Bernardo Tavares #Persija Jakarta #sugbk #BRI Super League