Jawa Pos Radar Madiun – Pertandingan krusial menanti penggawa PSS Sleman dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 Grup Timur pekan ke-24.
Tim berjuluk Super Elang Jawa ini dijadwalkan menantang tuan rumah PS Barito Putera di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, pada Sabtu (11/4/2026) malam.
Laga ini diprediksi akan berlangsung sengit mengingat posisi kedua tim di papan klasemen.
PSS Sleman datang dengan misi membawa pulang poin maksimal demi mengamankan posisi dan meredam ambisi tim lawan.
Analisis Kekuatan Lawan
Pelatih Kepala PSS Sleman, Ansyari Lubis, mengakui bahwa Barito Putera di bawah asuhan Coach Teco memiliki motivasi tinggi untuk menang guna mendongkrak posisi mereka dari peringkat ketiga.
Namun, Ansyari menegaskan bahwa timnya sudah mengantongi peta kekuatan lawan.
“Kalau soal antisipasi, kedua tim sudah sama-sama tahu. Di dua pertandingan sebelumnya kita bertemu mereka, hasilnya selalu imbang,” ungkap Ansyari pada sesi konferensi pers, Kamis (8/4/2026) sore.
Waspadai Bola Mati
Satu hal yang menjadi perhatian khusus bagi staf pelatih PSS adalah efektivitas Barito Putera dalam memanfaatkan situasi bola mati (set piece).
Ansyari menilai hal tersebut bisa menjadi pembeda jika lini pertahanan PSS lengah.
Fokus Antisipasi: Penempatan posisi bek saat sepak pojok dan tendangan bebas.
Kedisiplinan: Mengurangi pelanggaran tidak perlu di area berbahaya.
Komunikasi: Koordinasi antar pemain bertahan dan penjaga gawang.
“Terutama mereka sangat kuat dalam situasi bola-bola mati, dan itu harus kita antisipasi,” tegasnya secara lugas.
Mentalitas Tandang
Bermain di hadapan publik Banjarmasin yang dikenal fanatik tidak menyurutkan nyali penggawa PSS.
Meski Barito Putera diuntungkan dengan dukungan penuh suporter, Ansyari memastikan anak asuhnya sudah memiliki mental baja untuk menghadapi tekanan tersebut.
“Yang pasti mereka bermain di kandang, artinya mereka akan didukung suporternya. Tetapi kita sebagai tim PSS tidak merasa terbebani mau main kandang atau tandang. Karena kita sudah terbiasa,” jelas pelatih yang akrab disapa Uwak tersebut.
Dengan persiapan yang matang dan fokus penuh selama 90 menit, PSS Sleman berharap mampu tampil solid.
Dan membawa pulang hasil maksimal untuk tetap bersaing di jalur juara Grup Timur Pegadaian Championship musim ini. (tif)
Editor : Latiful Habibi