Jawa Pos Radar Madiun – Persita Tangerang harus menelan pil pahit di kandang sendiri.
Itu setelah tim berjuluk Pendekar Cisadane tersebut ditekuk tamunya, Arema FC, dalam laga lanjutan pekan ke-27 BRI Liga 1 2023/2024.
Bertanding di Banten International Stadium pada Jumat (10/4/2026) malam WIB, tim La Viola kalah tipis dengan skor 0-1 dari Singo Edan.
Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Persita yang tengah berjuang untuk mengejar posisi 4 besar klasemen.
Di sisi lain, kemenangan ini sangat krusial bagi Arema FC untuk terus memperbaiki posisi mereka di klasemen sementara.
Jalannya Pertandingan: Imbang di Babak Pertama, Arema FC Menggebrak di Babak Kedua
Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal.
Meskipun bermain sebagai tim tamu, Arema FC mampu tampil lebih dominan dalam penguasaan bola.
Hal ini terlihat dari statistik akhir pertandingan di mana Singo Edan menguasai bola sebanyak 54 persen, berbanding 46 persen milik tim tuan rumah.
Di babak pertama, pertahanan kedua tim masih tampil cukup solid.
Persita yang mengandalkan serangan balik cepat beberapa kali sempat merepotkan.
Namun belum ada peluang emas yang benar-benar berbahaya. Skor kacamata alias 0-0 pun menutup paruh pertama pertandingan.
Baca Juga: Dramatis! PSM Makassar Bungkam PSIM Jogja 2-1 Berkat Gol Dusan Lagator di Menit Akhir
Memasuki babak kedua, Arema FC meningkatkan intensitas serangan.
Pelatih kedua tim juga melakukan beberapa pergantian pemain untuk menyegarkan alur serangan.
Di kubu Persita, E. Bessa dan H. Caraka ditarik keluar dan digantikan oleh A. Andrejic dan Z. Djiaulhaq pada menit ke-64.
Sementara itu, Arema FC memasukkan pemain-pemain senior seperti J. Hariono di masa injury time.
Gol Spesial Gustavo Franca Menjadi Pembeda
Petaka bagi tim tuan rumah datang pada menit ke-76.
Melalui skema serangan yang rapi, Gustavo Franca berhasil memecah kebuntuan.
Franca melepaskan tendangan keras tak terduga yang gagal diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Persita, Igor Rodriguez.
Gol ini disambut gembira oleh para pemain dan pendukung Arema FC yang hadir di stadion.
Skor berubah menjadi 0-1 untuk keunggulan Singo Edan.
Tensi Tinggi dan Drama VAR di Akhir Laga
Tertinggal satu gol, Persita Tangerang tampil habis-habisan di sisa waktu pertandingan untuk mengejar ketertinggalan.
Tekanan bertubi-tubi dilancarkan ke pertahanan Arema FC.
Baca Juga: Jelang Duel Persija vs Persebaya: Badai Cedera Masih Menghantui, Bernardo Tavares Dipaksa Putar Otak
Pendekar Cisadane mencatatkan 11 total tembakan di laga ini, lebih banyak dari Arema FC yang melakukan 8 kali percobaan.
Laga ini juga diwarnai dengan tensi yang cukup tinggi. Wasit terpaksa mengeluarkan lima kartu kuning sepanjang pertandingan.
Tiga untuk pemain Persita (M. Jardel, M. Toha, dan A. Andrejic) serta dua untuk pemain Arema FC (J. Guevara dan H. Yama).
Drama terjadi di masa injury time, tepatnya pada menit 90+3'.
Arema sebenarnya sempat mencetak gol tambahan yang membuat stadion bungkam.
Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit meninjau kembali kejadian tersebut melalui teknologi Video Assistant Referee (VAR).
Baca Juga: Persija di Titik Nadir: Bepe Tuntut Respon Cepat Demi Jaga Asa Juara BRI Super League
Hasil tinjauan VAR menyatakan gol tersebut tidak sah.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 0-1 untuk keunggulan Arema FC tetap bertahan.
Statistik Akhir Pertandingan Persita vs Arema FC
|
Kategori Statistik |
Persita Tangerang |
Arema FC |
|---|---|---|
|
Skor Akhir |
0 |
1 |
|
Pencetak Gol |
- |
Gustavo Franca (76') |
|
Penguasaan Bola |
46% |
54% |
|
Total Tembakan |
11 |
8 |
|
Tembakan ke Gawang |
4 |
4 |
|
Tendangan Sudut |
8 |
6 |
|
Kartu Kuning |
3 |
2 |
|
Pelanggaran |
13 |
16 |
Kini, Persita berada di posisi 7 klasemen sementara dengan mengemas 41 poin.
Sedangkan Arema FC berada di urutan ke-11 dengan koleksi 35 poin. (tif)
Editor : Latiful Habibi