
Jawa Pos Radar Madiun – Memasuki sepertiga akhir kompetisi BRI Super League 2025/26, perdebatan mengenai siapa yang layak menyandang gelar Pemain Terbaik (Best Player) musim ini semakin mengerucut pada beberapa nama besar.
Hingga pekan ke-27, performa konsisten di lini tengah dan ketajaman di lini depan menjadi indikator utama.
1. Sang Konduktor: Thom Haye (Persib Bandung)
Pemain naturalisasi Indonesia, Thom Haye, tetap menjadi kandidat terkuat pemain terbaik secara keseluruhan.
Sebagai pemain dengan nilai pasar tertinggi di liga (€1,00 juta), Haye membuktikan kelasnya dengan membawa Persib Bandung kokoh di puncak klasemen.
Analisis: Haye bukan sekadar pencetak gol, melainkan nyawa permainan Maung Bandung.
Kemampuannya dalam melepaskan umpan kunci dan mengatur ritme permainan membuatnya sulit digantikan.
Di pekan ke-27, ia memimpin Persib mengalahkan Bali United dengan skor 3-2 meski bermain dengan 10 orang.
2. Raja Kontribusi: Mariano Peralta (Borneo FC)
Jika bicara efisiensi dan dampak langsung, Mariano Peralta adalah pemenangnya.
Pemain asal Argentina ini mencatatkan statistik luar biasa dengan kombinasi 15 gol dan 10 assist (Total 25 kontribusi gol).
Analisis: Peralta adalah pemain paling komplet musim ini.
Di pekan ke-27, ia menjadi aktor kunci saat Borneo FC melumat PSBS Biak dengan skor telak 5-1.
Kemampuannya bermain di sayap kanan sekaligus menjadi eksekutor menjadikannya pemain dengan rating performa tertinggi di banyak platform statistik.
3. Predator Kotak Penalti: David da Silva (Malut United)
Meski Malut United tertahan imbang 1-1 oleh Dewa United di pekan ke-27, David da Silva (DDS) tetap menjadi ancaman nyata.
Dengan torehan 17 gol, ia memimpin daftar top skor sementara.
Analisis: DDS membuktikan bahwa usia hanyalah angka.
Ketajamannya dalam penempatan posisi menjadikannya pemain terbaik dalam kategori penyelesaian akhir (finishing).
Daftar Pemain Menonjol Musim 2025/26 (Hingga Pekan 27)
|
Kategori |
Pemain |
Klub |
Catatan Utama |
|---|---|---|---|
|
Top Performer |
Mariano Peralta |
Borneo FC |
15 Gol, 10 Assist (G+A Terbanyak) |
|
Playmaker Terbaik |
Thom Haye |
Persib Bandung |
Akurasi Umpan & Visi Bermain |
|
Top Skor |
David da Silva |
Malut United |
17 Gol (Pimpinan Golden Boot) |
|
Bek Lokal Terbaik |
Rizky Ridho |
Persija Jakarta |
Kapten & Tembok Kokoh Macan Kemayoran |
Analisis Persaingan Gelar MVP
Persaingan gelar Most Valuable Player (MVP) musim ini diprediksi akan mengerucut pada duel antara Thom Haye dan Mariano Peralta.
Baca Juga: Hasil BRI Super League Pekan Ke-27: Persija Sukses Jaga Asa Juara, Persijap Jauhi Zona Degradasi
"Haye memberikan stabilitas dan prestise bagi Persib, sementara Peralta memberikan ledakan statistik bagi Borneo FC. Jika Persib berhasil mengunci gelar juara, Haye kemungkinan besar akan dinobatkan sebagai pemain terbaik. Namun, jika Borneo mampu menyalip di sisa 7 laga, Peralta adalah kandidat mutlak," ungkap salah satu analis sepak bola nasional.
Di sisi lain, kebangkitan Persija Jakarta yang mengalahkan Persebaya 3-0 di pekan ke-27 juga mengangkat nama Maxwell Souza sebagai kandidat kuat pemain terbaik bulan ini berkat konsistensi golnya yang kini mencapai 14 gol.
Dengan sisa 7 pertandingan lagi, konsistensi di laga-laga krusial akan menjadi penentu siapa yang akan membawa pulang trofi individu paling bergengsi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini. (tif)
Editor : Latiful Habibi