Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Chelsea Babak Belur Dihajar City, Liam Rosenior Singgung Guardiola dan Klopp

Dony Christiandi • Senin, 13 April 2026 | 11:33 WIB
Pelatih Chelsea Liam Rosenior.
Pelatih Chelsea Liam Rosenior.

Jawa Pos Radar Madiun - Kursi kepelatihan Chelsea kian membara setelah The Blues kembali menelan kekalahan telak 0-3 dari Manchester City pada Senin (13/4).

Di tengah gelombang desakan pemecatan, manajer Liam Rosenior membela diri dengan menegaskan bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk membangun fondasi tim.

Kekalahan ini menjadi kekalahan kelima Chelsea dari enam laga terakhir. Satu-satunya kemenangan yang diraih hanyalah saat melawan tim divisi ketiga, Port Vale, di ajang Piala FA.

Hasil buruk ini membuat posisi Chelsea kian terlempar dari persaingan zona Liga Champions.

Rosenior: Pep dan Klopp Saja Butuh Waktu

Menanggapi kritik pedas warganet dan suporter, eks pelatih Strasbourg ini mengingatkan publik bahwa dirinya baru ditunjuk pada Januari lalu.

Lewat laporan jurnalis Fabrizio Romano, Rosenior membandingkan situasinya dengan dua pelatih tersukses di Liga Inggris.

“Saya yakin dalam waktu yang cukup, Anda dapat menciptakan sesuatu yang sangat istimewa. Bahkan seseorang seperti Pep atau Juergen Klopp membutuhkan waktu satu tahun untuk menyelesaikan berbagai hal sebelum memenangkan gelar,” ujar Rosenior sebagaimana dilansir dari West London Sport.

Ia menambahkan bahwa kedatangannya di pertengahan musim adalah sebuah kenyataan yang sulit, meski ia menyadari tradisi menang yang ada di klub.

"Saya tidak pernah meminta banyak waktu karena saya memahami sejarah klub ini, tetapi saya juga sadar perlu menang saat ini."

Baca Juga: Kandidat Pemain Terbaik BRI Super League Musim 2025/26: Thom Haye Masuk Bursa, Diikuti Sang Raja Assist Mariano Peralta

Rekor Buruk Sejak 2018 dan Masalah Kepercayaan Diri

Catatan statistik menunjukkan Chelsea sedang dalam tren terburuknya.

Setelah sebelumnya dikalahkan Everton 0-3, ini adalah kali pertama sejak Februari 2018 Chelsea menelan kekalahan beruntun dengan selisih tiga gol atau lebih di Premier League.

Rosenior mengakui ada penurunan mentalitas di skuad.

Chelsea gagal menyapu bersih bola di area penalti dan membiarkan lawan mendominasi sejak menit awal babak kedua.

"Tidak cukup bagus di babak kedua. Ada kurangnya kepercayaan diri. Saya bertanggung jawab sepenuhnya atas hasil ini," ungkapnya.

Rosenior menekankan bahwa perbaikan harus dimulai dari nilai-nilai dasar dan kebiasaan tim di lapangan.

Tugas Rosenior tidak kunjung ringan. Chelsea saat ini berada di posisi sulit dan dituntut untuk segera bangkit. Ujian berat berikutnya sudah menanti di depan mata.

“Kami memiliki pertandingan besar lainnya minggu depan di kandang melawan Manchester United. Kami harus meningkatkan diri,” tutup Rosenior. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#pelatih #Chelsea #Guardiola #Liam Rosenior #liga inggris