Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Ambisi Jonatan Christie di Indonesia Open 2026: Ingin Hapus Penasaran di Istora!

Alfiah Sidiq • Selasa, 14 April 2026 | 18:02 WIB
Aksi pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie.
Aksi pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie.

Jawa Pos Radar Madiun - Bintang tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, secara terang-terangan mengungkapkan rasa penasarannya untuk menjuarai gelaran Polytron Indonesia Open 2026.

Turnamen level BWF World Tour Super 1000 ini telah masuk ke dalam daftar keinginan (wishlist) utama Jojo musim ini.

"Indonesia Open ini salah satu wishlist saya untuk bisa menjuarai kejuaraan ini. Jadi memang ini salah satu target utama di tahun ini," ungkap Jonatan saat ditemui di Jakarta, Selasa (14/4).

Misi Menghapus Rekor Buruk di Kandang

Rasa penasaran Jonatan terbilang sangat beralasan. Sejak melakoni debut di Indonesia Open pada tahun 2015, peraih emas Asian Games 2018 ini belum pernah mencicipi podium tertinggi di turnamen rumah sendiri.

Catatan Prestasi Jojo di Indonesia Open:

Setelah hasil yang kurang konsisten dalam dua edisi terakhir, Jojo mengaku telah berdiskusi intensif dengan tim pelatih untuk fokus total pada persiapan fisik maupun mental.

"Pasti akan dipersiapkan 100 persen dari segala sisi, karena memang ingin mendapatkan hasil yang terbaik," tegasnya.

Baca Juga: Pemerintah Beri Teguran Keras ke YouTube dan Roblox, Belum Patuhi PP Tunas hingga Tenggat Berakhir

Magis Istora dan Dukungan Suporter

Tampil di Istora Gelora Bung Karno memberikan motivasi ganda bagi Jojo. Baginya, atmosfer Istora tidak bisa dibandingkan dengan stadion mana pun di dunia.

Sorakan penonton dianggap memiliki "magis" yang mampu mendongkrak semangat juang para atlet nasional.

"Istora dari dulu tidak pernah berubah, punya magisnya sendiri. Saya berharap para badminton lovers mau hadir memeriahkan dan mendukung kami atlet Indonesia," kata pemain yang kini menjadi tumpuan tunggal putra Indonesia tersebut.

Tantangan Sport Science dan Persaingan Global

Jonatan menyadari bahwa persaingan di sektor tunggal putra kini semakin merata.

Kemajuan pesat pemain dari berbagai negara, termasuk Eropa, menurutnya tak lepas dari penerapan sport science yang semakin modern dalam dunia bulu tangkis.

Integrasi ilmu olahraga kini mencakup:

Meskipun persaingan semakin ketat, Jonatan tetap optimistis. Ia memilih untuk fokus pada persiapan diri sendiri dan memanfaatkan momentum sebagai tuan rumah untuk menjawab rasa penasarannya di Istora, 2-7 Juni mendatang. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#indonesia open 2026 #bwf world tour #jonatan christie #Super 1000