Jawa Pos Radar Madiun - Grand final Proliga 2026 menggunakan format baru.
Mengadopsi Liga Voli Korea, mulai tahun ini final Proliga menggunakan format best of three (di Korea best of five).
Artinya, jika di dua laga pertama kedudukan imbang 1-1, maka final berlanjut ke leg 3.
Sedangkan jika salah satu tim langsung memenangi dua laga awal bakal juara, tak ada leg 3.
Baca Juga: Inter Milan Comeback Gila! Tertinggal 0-2, Como Dipukul 3-2 di Coppa Italia
Pelatih Gresik Phonska Plus Alessandro Lodi merespons positif format best of three.
Hanya, dia menyayangkan keputusan penyelenggara yang menjadwalkan laga secara beruntun tanpa jeda.
“Ide yang bagus memainkan final dengan sistem best of three," ujarnya.
"Tapi bukan keputusn cerdas jika pertandingan digelar tiga hari berturut-turut,” imbuhnya.
Baca Juga: Chelsea Terancam Terlempar dari 10 Besar, Dibantai Brighton Jadi Titik Krisis
Gresik Phonska Plus akan menghadapi Jakarta Pertamina Enduro di final sektor putri.
Sementara di putra mempertemukan Jakarta LavAni vs Bhayangkara Presisi.
Grand final Proliga 2026 digelar 24 hingga 26 April di GOR Amongrogo Yogyakarta.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto