Jawa Pos Radar Madiun – Juventus kembali membuktikan kekuatannya, bukan hanya di level tim utama, tetapi juga dalam pengembangan pemain muda.
Klub berjuluk Si Nyonya Tua itu masuk dalam daftar 20 besar akademi dengan nilai pasar tertinggi di dunia.
Berdasarkan data terbaru dari Transfermarkt Italia, Juventus menempati peringkat ke-20 dengan total valuasi pemain binaan mencapai €561 juta.
Produksi Pemain yang Konsisten
Catatan tersebut tidak datang secara instan. Juventus tercatat telah menghasilkan 283 pemain binaan yang saat ini memiliki nilai pasar di berbagai kompetisi profesional.
Baca Juga: John Elkann Berniat Beli Botafogo, Juventus Berpeluang Punya Klub Satelit di Brazil
Jumlah tersebut menunjukkan konsistensi klub dalam mencetak talenta muda yang mampu bersaing di level tinggi, baik di Italia maupun kompetisi internasional.
Satu-satunya Wakil Italia
Yang menarik, Juventus menjadi satu-satunya klub asal Italia yang berhasil menembus daftar 20 besar akademi paling bernilai di dunia.
Fakta ini menegaskan bahwa sistem pembinaan pemain muda Juventus masih menjadi yang paling kompetitif di Italia, bahkan mampu bersaing dengan akademi klub-klub elite Eropa lainnya.
Fondasi Masa Depan Klub
Keberhasilan ini tidak lepas dari fokus Juventus dalam membangun sistem pengembangan pemain yang berkelanjutan.
Melalui proyek seperti tim Next Gen, klub memberikan jalur jelas bagi pemain muda untuk berkembang sebelum menembus tim utama.
Strategi ini tidak hanya memperkuat skuad, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi klub.
Baca Juga: Juventus Tur Pramusim 2026 ke Australia, 3 Wonderkid Ini Siap Unjuk Gigi di Hadapan Spalletti
Bukti Kualitas di Tengah Persaingan Global
Di tengah persaingan ketat antar-akademi dunia, posisi Juventus di 20 besar menjadi bukti bahwa kualitas pembinaan Bianconeri tetap terjaga.
Dengan nilai pasar ratusan juta euro dan ratusan pemain yang tersebar di berbagai liga, Juventus menunjukkan bahwa kekuatan mereka tidak hanya bertumpu pada bintang besar, tetapi juga pada fondasi akademi yang solid.
Ke depan, peran akademi diprediksi akan semakin vital, terutama dalam menjaga stabilitas klub di tengah dinamika industri sepak bola modern.
Editor : Andi Chorniawan