Jawa Pos Radar Madiun – Tren kemenangan Persija Jakarta resmi terhenti pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/26.
Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu (22/4) sore, tim berjuluk Macan Kemayoran tersebut dipaksa bermain imbang 1-1 oleh PSIM Jogja.
Laga baru berjalan empat menit, gawang Persija yang dikawal Carlos Eduardo sudah bergetar.
Berawal dari skema serangan balik cepat yang gagal diantisipasi lini pertahanan, gelandang PSIM, Norberto Ezequiel Vidal, sukses menceploskan bola ke jala gawang Persija.
Persija baru bisa merespons pada menit ke-20.
Pelanggaran keras terhadap Allano Lima di kotak terlarang membuahkan hadiah penalti.
Baca Juga: Persita Melawan Lini Serang yang Tumpul, Tiga Kali Kalah Beruntun Tanpa Mencetak Gol
Allano yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan tenang, mengubah skor menjadi 1-1.
Drama Penalti Gagal di Babak Pertama
Persija sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk membalikkan keadaan sebelum turun minum.
Wasit kembali menunjuk titik putih untuk kedua kalinya bagi Persija.
Namun sayang, Emaxwell Souza yang menjadi algojo gagal mengonversi peluang tersebut menjadi gol.
Skor imbang bertahan hingga jeda antarpemain.
Baca Juga: Tekan Psikologis Persib Bandung, Borneo FC Siap Bungkam Semen Padang Di Kandang
Memasuki babak kedua, Persija tampil habis-habisan dengan mengurung pertahanan Laskar Mataram.
Sederet peluang lahir melalui sundulan Gustavo Almeida, sepakan jarak jauh Jean Mota, hingga akselerasi Bruno Tubarão.
Namun, penyelesaian akhir yang kurang klinis membuat papan skor tidak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Komentar Mauricio Souza: "Percuma Menekan Tanpa Gol"
Pelatih Persija, Mauricio Souza, tampak kecewa dengan efektivitas anak asuhnya di depan gawang.
Berdasarkan statistik, Persija mencatatkan total 25 peluang, berbanding terbalik dengan PSIM yang hanya memiliki tiga kesempatan.
“Saya lihat pertandingan tadi, lawan hanya punya tiga peluang ke gawang kami dan bisa mencetak satu gol. Sementara kami punya 25 kesempatan untuk mencetak gol. Kami tetap harus mampu mencetak gol. Percuma jika sudah banyak menekan pertahanan lawan, tetapi tidak berbuah gol,” tegas Mauricio usai laga.
Meski demikian, pelatih asal Brasil tersebut tetap mengapresiasi mentalitas anak asuhnya yang mampu bangkit setelah tertinggal gol cepat akibat kesalahan di lini tengah.
“Kami sempat melakukan satu kesalahan di lini tengah yang kemudian dimanfaatkan lawan untuk melancarkan serangan balik. Gol tersebut tentu merugikan, namun saya melihat tim mampu bangkit dengan baik. Di sisi lain, lawan tidak mampu lagi menembus pertahanan kami hingga akhir pertandingan,” imbuhnya.
Baca Juga: Joao Ferrari On Fire! Bali United Targetkan Kemenangan Lawan Persita Tangerang
Statistik Pertandingan
Skor Akhir: Persija Jakarta 1-1 PSIM Jogja
Pencetak Gol: Allano Lima (20' - P) | Norberto Ezequiel Vidal (4')
Total Peluang Persija: 25 Kesempatan
Total Peluang PSIM: 3 Kesempatan
Hasil imbang ini menjadi catatan penting bagi manajemen Persija Jakarta untuk mengevaluasi ketajaman lini depan menjelang pekan-pekan terakhir liga.
Mauricio Souza menegaskan bahwa setiap hasil, baik menang maupun kalah, adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen tim. (tif)
Editor : Latiful Habibi