GIANYAR, Jawa Pos Radar Madiun – Bali United untuk sementara memimpin atas tamunya, PSM Makassar, dengan skor 1-0 pada babak pertama laga pekan ke-30 Super League 2025/2026 yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (27/4/2026) sore.
Pertandingan berjalan panas sejak menit awal.
Baru memasuki menit ke-4, PSM Makassar harus menerima hantaman keras setelah bek andalan mereka, Yuran Fernandes, langsung diganjar kartu merah oleh wasit.
Bermain dengan 10 orang membuat skuat Juku Eja harus merombak strategi lebih awal dengan menarik keluar Victor Dethan dan memasukkan Ananda Raehan di menit ke-20 untuk menjaga keseimbangan lini tengah.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Serdadu Tridatu.
Baca Juga: Jadwal Pekan ke-30 BRI Super League 2025-26: Persaingan Gelar dan Zona Degradasi Memanas!
Pada menit ke-17, Diogo Campos berhasil memecah kebuntuan melalui golnya setelah menerima umpan matang dari Rahmat Arjuna.
Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Bali United sempat melakukan pergantian pemain di akhir babak pertama dengan memasukkan Irfan Jaya menggantikan sang pencetak gol, Diogo Campos, yang tampak mengalami kendala fisik.
Statistik Babak Pertama
|
Statistik |
Bali United |
PSM Makassar |
|---|---|---|
|
Skor |
1 |
0 |
|
Penguasaan Bola |
61% |
39% |
|
Total Tembakan |
9 |
1 |
|
Tembakan ke Gawang |
3 |
0 |
|
Kartu Kuning/Merah |
1 / 0 |
0 |
Baca Juga: Prediksi Skor Persija Jakarta vs Persis Solo: Macan Kemayoran Siap Bungkam Laskar Sambernyawa Di GBK
Analisa Babak Kedua
Melihat jalannya 45 menit pertama, berikut adalah beberapa poin analisa untuk babak kedua:
Eksploitasi Sisi Sayap: Bali United diprediksi akan semakin meningkatkan intensitas serangan dari sektor sayap.
Masuknya Irfan Jaya di akhir babak pertama menunjukkan keinginan Johnny Jansen untuk menjaga kecepatan serangan guna membongkar pertahanan PSM yang kini minus Yuran Fernandes.
Parkir Bus Juku Eja: Dengan kondisi 10 pemain, PSM Makassar kemungkinan besar akan bermain lebih pragmatis dengan menumpuk pemain di area penalti sendiri (low block) dan hanya mengandalkan serangan balik kilat.
Baca Juga: Preview Persija vs Persis Solo: Fabio Calonego Siap "Meledak" di SUGBK
Fokus utama PSM adalah tidak kebobolan lebih banyak sambil mengincar situasi bola mati.
Ujian Konsentrasi Lini Belakang Bali: Meski dominan dengan 61% penguasaan bola, Bali United harus waspada terhadap kelengahan saat asyik menyerang.
PSM tetap berbahaya melalui transisi cepat. Jika Bali gagal menambah gol kedua dalam 15 menit awal babak kedua, tekanan mental justru bisa berbalik ke arah tuan rumah.
Manajemen Fisik: Cuaca di Gianyar dan intensitas tinggi babak pertama akan menguras fisik.
Bali United harus jeli melakukan rotasi di lini tengah agar aliran bola tidak melambat.
Sementara PSM butuh keajaiban dari bangku cadangan untuk mengubah keadaan.
Baca Juga: Menakar Peluang Juara di Tengah Jadwal Krusial, Mampukah Persib Bandung Angkat Tropi Juara Lagi?
Prediksi: Bali United tetap diunggulkan menambah keunggulan jika mampu menjaga tempo.
Namun PSM Makassar punya mentalitas kuat untuk memaksakan hasil imbang lewat skema counter-attack. (tif)
Editor : Latiful Habibi