Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Skandal Ahn Hye-jin Belum Berakhir, Federasi Voli Korea Dikecam usai Beri Sanksi Ringan untuk Setter GS Caltex

Mizan Ahsani • Senin, 4 Mei 2026 | 11:28 WIB
Setter GS Caltex, Ahn Hye-jin, disanksi KOVO usai kedapatan mengemudi dalam kondisi mabuk. (INSTAGRAM)
Setter GS Caltex, Ahn Hye-jin, disanksi KOVO usai kedapatan mengemudi dalam kondisi mabuk. (INSTAGRAM)

Jawa Pos Radar Madiun - Keputusan disipliner terhadap Ahn Hye-jin kembali memicu perdebatan panas di kancah voli Korea.

Korea Volleyball Federation (KOVO) resmi menjatuhkan sanksi berupa teguran keras dan denda 5 juta won atas kasus mengemudi dalam pengaruh alkohol.

Kasus ini berawal dari insiden pada 16 Maret 2026, ketika Ahn Hye-jin tertangkap mengemudi dalam kondisi mabuk dengan kadar alkohol 0,032 persen.

Tindakannya itu secara hukum masuk kategori pelanggaran dan berpotensi pencabutan izin mengemudi.

Keputusan KOVO diambil dalam sidang komite disiplin di Mapo-gu, Seoul, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor, termasuk pengakuan, penyesalan, serta pelaporan sukarela dari pemain.

Baca Juga: Matteo Ligato, Penyerang Juventus U13 Berdarah Ternate yang Mulai Bersinar, Prospek Diaspora?

Namun, keputusan tersebut justru memicu gelombang kritik dari publik dan penggemar. Banyak yang menilai sanksi terlalu ringan untuk pelanggaran yang dikategorikan sebagai tindakan anti-sosial serius.

KOVO menjelaskan bahwa beberapa pertimbangan meringankan turut memengaruhi keputusan.

Di antaranya temuan kadar alkohol rendah, sikap kooperatif pemain, serta fakta bahwa Ahn Hye-jin kehilangan kesempatan bermain karena tidak menandatangani kontrak sebagai free agent dan juga dicoret dari tim nasional.

Namun justru alasan tersebut yang menjadi sumber kontroversi baru.

Banyak pihak mempertanyakan apakah kehilangan status kontrak dan tim nasional layak dijadikan faktor pengurang hukuman atas pelanggaran hukum lalu lintas.

Baca Juga: Bursa Transfer Liga Voli Korea: Manuver Agen Megawati Hangestri Buka Jalan ke Hyundai Hillstate

Sebelumnya, Ahn Hye-jin sempat menjadi salah satu setter kunci di GS Caltex dan berkontribusi membawa tim meraih gelar penting di Liga Voli Korea.

Dalam pernyataan publiknya, ia telah menyampaikan permintaan maaf tertulis dan mengaku menyesal atas tindakannya.

Meski demikian, opini publik tetap terbelah.

Sebagian menilai sanksi KOVO tidak memberikan efek jera, sementara lainnya menilai federasi sudah mempertimbangkan seluruh aspek situasi pemain.

Kasus ini kini menjadi sorotan besar karena kembali membuka diskusi lama. Sejauh mana federasi olahraga harus bersikap tegas terhadap pelanggaran hukum yang dilakukan atlet profesional. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#ahn hye jin #gs caltex #sanksi #mabuk #Liga Voli Korea