Jawa Pos Radar Madiun - Laga panas antara Persija Jakarta dan Persib Bandung yang semula direncanakan digelar di ibu kota tiba tiba berubah arah.
Di tengah tensi tinggi perebutan gelar, keputusan penting diambil hanya beberapa hari sebelum pertandingan berlangsung.
I.League resmi menetapkan bahwa Persija akan menjamu Persib di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, pada Minggu 10 Mei pukul 15.30 WIB.
Keputusan ini diumumkan empat hari sebelum kick off.
Faktor Keamanan Jadi Pertimbangan
Direktur Utama ILeague, Ferry Paulus, menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi alasan utama di balik pemindahan lokasi pertandingan.
"Liga akhirnya memutuskan pertandingan akan digelar di Kalimantan Timur, tepatnya di Samarinda. Waktunya tetap sama, yaitu tanggal 10 (Mei), jamnya 15.30 WIB," kata Ferry.
Rivalitas antara Persija dan Persib memang dikenal sebagai salah satu yang paling panas di Indonesia. Pertemuan keduanya kerap memunculkan potensi kerawanan, terutama jika digelar di wilayah dengan basis suporter besar.
Selain faktor keamanan, padatnya agenda di Jakarta sepanjang Mei turut menjadi pertimbangan penting.
"Mei adalah bulan yang banyak sekali agenda-agenda yang tentunya dikhawatirkan menimbulkan hal-hal yang di luar daripada kewenangan atau keinginan aspek sepak bola itu sendiri," kata Ferry.
Situasi ini membuat penyelenggara harus mencari alternatif lokasi yang lebih kondusif.
Baca Juga: Touring Lintas Pulau tanpa Khawatir, Yamaha Pastikan Keandalan Layanan Servis Kendaraan
Opsi Stadion Sempat Buntu
I.League sebenarnya telah mempertimbangkan beberapa opsi sebelum akhirnya memilih Samarinda.
Beberapa alternatif yang sempat dibahas:
- Stadion lain di Pulau Jawa dinilai tidak memungkinkan karena jadwal klub lain
- Bali sempat jadi opsi, namun dibatalkan karena bentrok dengan laga Bali United
- Regulasi melarang penggunaan stadion yang sama dalam waktu berdekatan
"Semula kita mau merencanakan untuk di Bali, tapi Bali bertanding tanggal 11, bahwa regulasi kita melarang untuk berhimpitan bertanding di satu stadion di hari yang berbeda," jelasnya.
"Nah, di Kalimantan Timur nggak ada pertandingan lain selain pertandingan yang akan kita gelar antara Persija dan Persib," sambung Ferry.
Suporter Tamu Tetap Dilarang
Meski laga dipindahkan, aturan terkait kehadiran suporter tetap diberlakukan. Pendukung tim tuan rumah diizinkan hadir memenuhi Stadion Segiri yang berkapasitas sekitar 13 ribu penonton.
Namun, suporter tim tamu tetap tidak diperbolehkan datang ke stadion.
Pertandingan ini memiliki arti krusial dalam perebutan gelar BRI Super League musim 2025 2026.
Posisi klasemen sementara Persib Bandung di peringkat pertama dengan 72 poin. Sementara, Persija Jakarta di posisi ketiga dengan 65 poin.
Persib berada di jalur terdepan untuk menjadi juara, sementara peluang Persija masih terbuka meski cukup tipis.
Pemindahan ke Samarinda bisa menghadirkan nuansa berbeda. Tanpa tekanan langsung dari basis suporter besar di kota asal, pertandingan berpotensi berlangsung lebih kondusif.
Namun satu hal tetap sama, tensi pertandingan. Duel Persija kontra Persib selalu menghadirkan gengsi tinggi, siapa pun tuan rumahnya dan di mana pun digelar.
Kini, semua mata tertuju ke Stadion Segiri. Bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga penentuan arah gelar musim ini. (naz)
Editor : Mizan Ahsani