Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Diakuisisi SOOP, Tim Voli Korea AI Peppers Masih Dilanda Kekacauan Internal

Mizan Ahsani • Minggu, 24 Mei 2026 | 07:19 WIB
Para pemain AI Peppers merayakan kemenangan vs Red Sparks dalam lanjutan liga voli Korea, 2025 lalu.
Para pemain AI Peppers merayakan kemenangan vs Red Sparks dalam lanjutan liga voli Korea, 2025 lalu.

Jawa Pos Radar Madiun - Para penggemar bola voli Korea Selatan akhirnya bisa bernapas lega setelah perusahaan platform streaming SOOP resmi memutuskan untuk mengakuisisi tim voli putri AI Peppers.

Meski ancaman pembubaran tim berhasil dihindari, atmosfer di dalam skuad saat ini masih diliputi kekacauan.

Sikap tidak bertanggung jawab dari manajemen lama AI Peppers telah meninggalkan celah besar di dalam tim, mulai dari kekosongan kursi pelatih kepala hingga eksodus para pemain pilar.

Kemungkinan besar, tim ini masih harus berjuang keras menghindari bayang-bayang rekor buruk AI Peppers yang selalu finis di posisi juru kunci selama empat tahun berturut-turut.

Baca Juga: Dugaan Chat Tak Senonoh ke Remaja Difabel, GTT SD di Pacitan Diberhentikan

Eksodus Pemain Kunci dan Absennya Pemain Asing

Saat memutuskan untuk menjual tim, manajemen lama AI Peppers melakukan langkah kontroversial dengan melepas sejumlah pemain andalan berstatus Free Agent (FA).

Di antaranya Park Jung-ah (ke Korea Hi Pass) dan Lee Han-bi (ke Hyundai Hillstate)

Tidak hanya itu, manajemen lama juga melewatkan seleksi pemain asing yang digelar di Praha, Republik Ceko, awal bulan ini.

Akibatnya, tim di bawah manajemen baru SOOP nanti hanya bisa merekrut sisa pemain asing yang tidak dipilih oleh klub lain, yang secara kualitas berada di peringkat lebih rendah.

Baca Juga: Daftar Pemenang Penghargaan Individu Super League 2025-2026: Mariano Peralta Pemain Terbaik

Krisis Internal AI Peppers

Masalah paling mendesak saat ini adalah kekosongan program latihan resmi.

Kontrak Pelatih Kepala Jang So-yeon beserta jajaran staf pelatih telah kedaluwarsa pada tanggal 30 bulan lalu.

Karena proses akuisisi dan keanggotaan SOOP di V-League belum sepenuhnya final, masa depan staf kepelatihan menggantung.

Padahal, para pemain telah menyelesaikan libur singkat mereka sejak laga terakhir melawan Red Sparks pada 15 Maret lalu.

Idealnya, latihan resmi untuk musim depan dimulai pada bulan Mei. Namun saat ini, para pemain hanya bisa melakukan latihan individu.

Kondisi kedalaman skuad juga menjadi sorotan. Sejumlah pemain bahkan secara terbuka menyatakan kekhawatirannya. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
#soop #Voli korea #AI Peppers #V-League