Jawa Pos Radar Madiun - Kesuksesan luar biasa yang ditorehkan oleh pelatih Bojan Hodak bersama Persib Bandung rupanya meninggalkan kesan yang sangat mendalam di hati para pendukung setia, Bobotoh.
Sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan tertinggi atas dedikasinya mengukir sejarah manis bagi Maung Bandung, seorang Bobotoh berinisiatif membuatkan karya seni berupa patung khusus yang merepresentasikan sosok sang pelatih.
Sejak pertama kali didapuk menakhodai tim pada 26 Juli 2023 silam, kehadiran pelatih asal Kroasia tersebut memang langsung memberikan dampak revolusioner bagi Persib.
Tangan dinginnya berhasil menyulap performa skuad Pangeran Biru menjadi tim yang jauh lebih konsisten, solid, dan sangat sulit untuk ditaklukkan oleh lawan-lawannya di arena kompetisi.
Puncak keemasan dari era kepelatihannya terukir ketika ia sukses membawa Persib meraih tiga gelar juara liga secara berturut-turut.
Catatan hattrick trofi yang sangat fenomenal tersebut secara otomatis mengukuhkan nama Bojan Hodak ke dalam daftar elite pelatih paling sukses sepanjang sejarah berdirinya klub kebanggaan masyarakat Jawa Barat tersebut.
Apresiasi unik ini datang dari tangan kreatif seorang Bobotoh bernama Iwong. Menariknya, dedikasi seni yang ia tuangkan tidak hanya berhenti pada sosok Bojan Hodak saja.
Sebagai bentuk penghormatan yang utuh terhadap perjalanan panjang sejarah Maung Bandung, Iwong total merancang dan membuat empat buah patung sekaligus.
Selain patung Bojan Hodak, ia juga memahat patung figur Manajer Persib, Umuh Muchtar, serta dua mantan pelatih legendaris lainnya, yakni Indra Thohir dan Djadjang Nurdjaman.
Tiga nama pelatih yang diabadikan tersebut merupakan sosok-sosok bersejarah yang pernah mengantarkan Persib meraih mahkota juara di eranya masing-masing, sementara Umuh Muchtar diabadikan sebagai figur sentral yang terus mengawal tim.
“Buat patung karena Persib karena saya senang sekali. Sebelum kenal Barca dan Madrid, saya kenal dulu Persib. Di luar prediksi saya diapresiasi langsung Pak Haji Umuh, memang saya betul-betul sedang berekspresi,” kata Iwong menceritakan kebanggaannya.
Iwong mengaku sangat terharu dan bangga karena karya seninya mendapatkan perhatian langsung dari tokoh penting klub.
Momen pertemuannya dengan Umuh Muchtar menjadi suntikan semangat tersendiri bagi kiprah seninya di masa depan.
“Ketika sangat diapresiasi oleh Pak Haji Umuh, saya sangat berkeringat. Sudah Persib juara dan bertemu dengan Pak Haji Umuh, ini jadi motivasi saya untuk berkarya jauh lebih bagus lagi,” sambung Iwong dengan penuh antusiasme.
Baca Juga: Jadwal Timnas Indonesia di di Piala AFF U-19 2026: Hadapi Myanmar di Laga Pertama
Dominasi Statistik Bojan Hodak yang Memukau
Jika merujuk pada lembaran statistik resmi, dominasi Bojan Hodak selama menukangi Persib memang tidak terbantahkan.
Sang arsitek lapangan hijau ini tercatat sudah memimpin armada Maung Bandung dalam 98 pertandingan bergengsi di ajang Super League, yang di dalamnya termasuk empat laga krusial di fase Championship Series.
Dari total 98 laga yang telah dilalui tersebut, Bojan sukses mempersembahkan 59 kemenangan krusial dan mengamankan 31 hasil imbang.
Kekuatan mental dan taktik tim di bawah arahannya terbukti sangat tangguh, di mana Persib tercatat hanya menelan delapan kali kekalahan selama berada di bawah era kepelatihannya.
Angka-angka ini menjadi bukti sahih yang membuat Bobotoh merasa sangat pantas untuk mengabadikan namanya dalam sebuah karya seni abadi. (naz)
Editor : Mizan Ahsani