Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Imbas Insiden Berdarah Derby Turin, Pendukung Juventus dan Torino Kena Larangan Bertandang

Andi Chorniawan • Kamis, 11 Juni 2026 | 10:58 WIB
Ilustrasi pendukung Juventus. (Juventus.com)
Ilustrasi pendukung Juventus. (Juventus.com)

Jawa Pos Radar Madiun – Juventus dan Torino harus menerima konsekuensi berat setelah insiden kekerasan yang terjadi dalam Derby Turin pada 24 Mei 2026.

Kementerian Dalam Negeri Italia menjatuhkan sanksi berupa larangan bagi pendukung kedua klub untuk menghadiri pertandingan tandang selama 10 pekan pertama Serie A musim depan.

Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi yang diterbitkan pada 24 Mei dan akan berlaku hingga 3 November 2026.

Dengan demikian, sektor tamu dalam laga tandang Juventus maupun Torino akan ditutup bagi kelompok suporter yang terdampak.

Baca Juga: Juventus Ikut Berebut Mattia Liberali, Trequartista yang Bawa Gli Azzurrini Juara Euro U17 2026

Tidak hanya itu, penjualan tiket pertandingan tandang juga akan dibatasi berdasarkan wilayah tempat tinggal pendukung.

Menurut laporan Sportmediaset, larangan untuk Torino berlaku bagi penduduk wilayah Piemonte. Sementara itu, pembatasan untuk Juventus mencakup penduduk Piemonte dan Lombardia.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari bentrokan yang terjadi menjelang Derby Turin antara Torino dan Juventus.

Kerusuhan Terjadi sebelum Kick-off

Insiden bermula beberapa jam sebelum pertandingan berlangsung. Kelompok ultras Juventus dilaporkan terlibat ketegangan dengan aparat keamanan yang bertugas mencegah bentrokan dengan ultras Torino.

Dalam kericuhan tersebut, seorang pendukung Juventus bernama Marco Basoccu mengalami cedera serius di bagian kepala.

Pria berusia 36 tahun itu sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Molinette, Turin.

Pertandingan akhirnya mengalami penundaan selama satu jam. Situasi keamanan yang memanas membuat tribun stadion nyaris kosong karena kelompok suporter kedua kubu memilih meninggalkan area pertandingan.

Beberapa hari lalu, Marco Basoccu dilaporkan telah keluar dari rumah sakit setelah kondisinya membaik.

Baca Juga: Juventus Punya Permata Baru Bernama Giovanni Daffara, Pinjaman ke Serie A Jadi Prioritas Utama

Torino Sudah Lebih Dulu Kena Pembatasan 

Bagi Torino, ini bukan kali pertama mendapat pembatasan terhadap pendukungnya musim ini.

Sebelumnya, suporter Granata juga sempat terkena larangan menghadiri laga tandang ke Cremona dan Udine setelah insiden yang terjadi dalam pertandingan Torino melawan Verona pada 11 April lalu. 

Kini, sanksi yang lebih luas diberlakukan sebagai upaya mencegah terulangnya kekerasan antarsuporter di kompetisi sepak bola Italia. 

Pelaksanaan teknis kebijakan tersebut nantinya akan berada di bawah kewenangan para prefek di wilayah tempat pertandingan digelar.

Editor : Andi Chorniawan
#tandang #sanksi #Torino #Juventus #pendukung