Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Hitung Mundur Dimulai! Ini 11 Cabang Esports yang Akan Diperebutkan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Tim Magang Radar Madiun • Jumat, 19 Juni 2026 | 11:26 WIB
20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026 (gimbot.com)
20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026 (gimbot.com)

Jawa Pos Radar Madiun - Hitungan mundur menuju 20th Asian Games Aichi-Nagoya 2026 semakin dekat.

Pesta olahraga multievent terbesar di kawasan Asia ini akan resmi digelar pada 23 September hingga 2 Oktober 2026,

berlokasi di Aichi dan Nagoya, Jepang, dengan Aichi Sky Expo sebagai salah satu venue utamanya.

Dan bagi komunitas esports, ada kabar yang membuat momen ini terasa lebih spesial esports kembali hadir sebagai cabang resmi yang dipertandingkan,

dengan total 11 judul game terkonfirmasi yang akan memperebutkan medali di hadapan seluruh Asia.

Resmi Sejak Februari 2025, Bukan Sekadar Wacana

Seluruh daftar cabang esports untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 sudah diumumkan secara resmi sejak 6 Februari 2025

melalui 93rd EB Meeting of the Olympic Council of Asia.

Turnamen ini diorganisir langsung oleh Olympic Council of Asia (OCA) penyelenggara resmi seluruh ajang Asian Games.

Baca Juga: Hari Ini Dimulai! Kualifikasi Mobile Legends Asian Games Aichi-Nagoya 2026 Resmi Bergulir, Rebutan 12 Tiket Asian Games 2026

Daftar Lengkap 11 Cabang Esports Asian Games 2026

Berikut adalah daftar lengkap cabang esports yang akan dipertandingkan:

Gran Turismo 7, Honor of Kings, Identity V, League of Legends, Mobile Legends: Bang Bang, Naraka: Bladepoint, Pokemon Unite, PUBG Mobile, Competitive Martial Arts (Street Fighter 6, Tekken 8, The King of Fighters XV), eFootball, Puyo Puyo Champions. 

Catatan Khusus: Competitive Martial Arts Pakai Sistem Unik

Salah satu cabang paling menarik untuk diperhatikan adalah Competitive Martial Arts,

yang merupakan kompetisi beregu (team competition) namun hanya memperebutkan satu medali saja.

Cabang ini menggabungkan tiga game fighting populer sekaligus: Street Fighter 6, Tekken 8, The King of Fighters XV,

Format gabungan seperti ini menjadikan cabang Martial Arts sebagai salah satu yang paling dinanti,

karena hasil dari tiga game berbeda akan menentukan satu pemenang akhir.

Baca Juga: Rekor Bersejarah! Bigetron Bawa 5 Divisi Mobile ke EWC 2026 Paris Kini Bertarung dengan Nama Team Vitality

Mobile Legends dan PUBG Mobile Catat Peserta Terbanyak

Dari seluruh cabang yang dikonfirmasi,

Mobile Legends: Bang Bang, Honor of Kings, dan PUBG Mobile sama-sama mencatat jumlah peserta terbanyak dengan 12 tim masing-masing.

Ini menjadi indikator jelas betapa populernya ketiga game mobile tersebut di kawasan Asia

sekaligus menjanjikan persaingan yang sangat ketat untuk memperebutkan medali.

Sementara itu, League of Legends justru tampil dengan kuota peserta paling sedikit, hanya 8 tim, sama dengan Naraka: Bladepoint

Lebih dari Sekadar Turnamen, Ini Soal Kebanggaan Bangsa

Berbeda dari kompetisi esports reguler yang berfokus pada prize pool dan rangking liga,

Asian Games membawa dimensi yang sama sekali berbeda: medali untuk negara. Setiap tim yang bertanding bukan lagi sekadar organisasi esports

mereka adalah representasi sah dari negaranya masing-masing, bertanding di bawah bendera nasional,

di panggung yang disejajarkan dengan cabang olahraga fisik lainnya seperti atletik, renang, dan bulutangkis.

Baca Juga: Timnas Voli Indonesia Terganjal Isu Efisiensi Anggaran, Nasib ke Asian Games 2026 Belum Jelas

Bagi banyak negara di Asia, termasuk Indonesia,

ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa esports layak berdiri sejajar dengan olahraga tradisional dalam hal prestasi dan kebanggaan nasional.

Apa yang Perlu Dipantau Selanjutnya?

Dengan jadwal yang sudah dikonfirmasi, perhatian kini beralih ke proses kualifikasi regional di masing-masing negara

termasuk kualifikasi Mobile Legends yang sudah mulai bergulir di kawasan Asia Tenggara.

Setiap negara akan berlomba mengamankan slot terbaik mereka sebelum pesta besar di Aichi-Nagoya dimulai pada September 2026.

itungan mundur sudah berjalan. Dan untuk komunitas esports se-Asia, September 2026 bukan sekadar bulan biasa ini adalah bulan pembuktian. (*)

*Dwiki Dermawan, Universitas Negeri Surabaya

Editor : Tim Magang Radar Madiun
#asian games #Asian Games 2026 #esports