Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Tumbang dari SAETA, Livia Falcons ID Optimistis Bangkit Lawan Aurora Gaming Mongolia

Satrio Jati • Rabu, 15 Juli 2026 | 07:52 WIB
Pemain Team Falcons ID Livia Lemmuela. (INSTAGRAM)
Pemain Team Falcons ID Livia Lemmuela. (INSTAGRAM)

Jawa Pos Radar Madiun - Pemain Team Falcons ID Livia "Livii" Lemmuela menegaskan bahwa timnya akan segera bangkit setelah menelan kekalahan 0-2 dari SAETA Esports.

Hasil minor tersebut diterima pada laga pembuka Grup A kompetisi MLBB Women's International (MWI) 2026 di ajang Esports World Cup (EWC), Paris, Prancis, pada hari Selasa (14/7).

"Meskipun tadi kalah, kami pasti akan belajar terus. Di qualifier kemarin kami juga sempat kalah, tapi kami bangkit dari kekalahan itu. Di EWC ini kami akan bangkit lagi," kata Livii.

Baca Juga: Hasilkan 9 Juta Gambar Setiap Hari, Indonesia Jadi Negara Paling Kreatif dalam Gunakan AI Gemini

Dominasi Penuh Wakil China dan Antisipasi Skema Pertandingan

Ketangguhan strategi tim lawan sejak fase awal membuat perwakilan Indonesia kesulitan untuk menerapkan pola serangan balik yang efektif.

Dalam jalannya pertandingan, skuad Falcons ID terpaksa harus mengakui keunggulan tim asal China tersebut yang tampil sangat dominan sepanjang laga berjalan.

Pada gim pertama, wakil Indonesia ini kesulitan untuk mengembangkan permainan terbaik mereka akibat terus berada di bawah tekanan lawan sejak fase awal.

Tim SAETA Esports mampu mengontrol tempo permainan dengan sangat rapi dan memaksimalkan setiap momentum untuk memperlebar keunggulan skor.

Akibat tekanan konstan tersebut, Falcons ID tidak mendapatkan ruang dan kesempatan sama sekali untuk membawa jalannya pertandingan menuju fase late game.

Dominasi dari kubu SAETA dilaporkan kembali berlanjut secara konsisten pada permainan gim kedua.

Mereka tampil sangat disiplin dalam melakukan rotasi pergerakan di dalam peta serta sangat presisi dalam melakukan eksekusi pertempuran tim (team fight) sehingga sukses menutup laga dengan skor akhir 2-0.

Baca Juga: Ambisi Akhiri Puasa Gelar Tiga Dekade, John Herdman Yakin Indonesia Juara Piala AFF 2026

Peta Kekuatan Grup A dan Target Menantang Team Vitality di Final

Perjuangan berat yang dirintis dari bawah menjadi motivasi internal yang kuat bagi seluruh anggota tim untuk membuktikan kapasitas mereka.

Meski mengawali turnamen akbar dengan kekalahan, Livii menilai hasil tersebut tetap menjadi sebuah pelajaran yang sangat berharga bagi timnya.

Ia mengingatkan bahwa tim ini benar-benar terbentuk dari nol dan berhasil melewati babak kualifikasi regional yang ketat hingga menjadikannya titik balik bagi kekompakan skuad.

Livii juga mengakui sejak awal bahwa pihak manajemen timnya telah memprediksi kekuatan SAETA Esports sebagai salah satu lawan terberat di Grup A, selain Team Rey Young.

Kekuatan tim China tersebut sudah sempat dirasakan saat melakoni sesi latihan tanding (scrim), terlebih karena adanya faktor pemain asal Indonesia, Tan, di dalam skuad mereka.

Peluang Falcons ID untuk bisa melanjutkan langkah di panggung MWI 2026 sendiri masih terbuka lebar mengingat fase grup menggunakan format eliminasi ganda (double elimination).

"Kalau bisa kami akan berjuang mengalahkan semua tim dan bertemu Team Vitality di final," ujar Livii menyampaikan target besarnya.

Guna mewujudkan ambisi besar tersebut, langkah terdekat yang harus dilewati adalah memenangi laga penentuan di braket bawah (lower bracket).

Berdasarkan jadwal resmi turnamen, Team Falcons ID akan ditantang oleh wakil asal negara Mongolia, Aurora Gaming, pada Rabu (15/7) hari ini. (naz)

Editor : Mizan Ahsani
falcons id jadwal mwi 2026 livia esports Hasil