Jawa Pos Radar Madiun - Jersey kuning Tour de France 2026 masih jadi milik pembalap UAE Emirates XRG Tadej Pogacar.
Itu setelah dia berhasil melewati etape ke-11 dari Vichy menuju Nevers, Rabu (15/7) yang dimenangkan pembalap Uno-X Mobility Soren Waerenskjold.
"Ini etape yang sangat cepat. Fokus utama saya adalah tetap aman," kata Pogacar seusai balapan dikutip dari laman Tour de France.
Baca Juga: Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 usai Laga Semifinal: Messi Gusur Mbappe dari Puncak
Pogacar berhasil melewati etape datar sepanjang 163,1 kilometer hingga finis.
Meski finis aman bersama kelompok utama, Pogacar sempat hampir terjatuh akibat melindas botol minuman di jalan.
"Saya benar-benar mengira akan jatuh. Untungnya masih bisa menjaga kendali sepeda, sehingga semuanya berakhir dengan baik," ujar Pogacar.
Baca Juga: Resmi! Elkan Baggott Hijrah ke Millwall: Jadi Amunisi Anyar Lini Belakang The Lions
Meski gagal finis terdepan, Pogacar tetap di puncak klasemen umum sehingga tetap berhak mengenakan jersi kuning.
Sementara, juara etape 11 menjadi momen kebangkitan bagi Waerenskjold setelah sehari sebelumnya mengalami kecelakaan di etape menuju Le Lioran.
Kemenangan tersebut sekaligus mengiringi lahirnya rekor baru sebagai etape jalan raya tercepat sepanjang sejarah Tour de France.
Etape sejauh 161,3 kilometer yang melintasi wilayah Prancis tengah diselesaikan dengan kecepatan rata-rata mencapai 50,9 kilometer per jam.
Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang tercipta pada 1999 dengan selisih 0,6 kilometer per jam.
(isd)
Editor : Wawan Isdarwanto