Jawa Pos Radar Madiun - Harapan Philadelphia 76ers untuk menjaga tren positif harus pupus di Las Vegas.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Orlando Magic langsung mengambil alih permainan dan terus menjaga keunggulan hingga laga berakhir.
Penampilan impresif Jase Richardson menjadi pembeda dalam kemenangan 99-92 yang membawa Magic mencatat rekor 3-1 di NBA Summer League 2026.
Kemenangan ini juga membuat Philadelphia 76ers turun ke rekor 2-2 setelah gagal mengejar ketertinggalan besar yang sudah tercipta sejak babak pertama.
Magic Kuasai Pertandingan Sejak Kuarter Pertama
Orlando membuka pertandingan dengan tempo tinggi dan langsung menekan pertahanan 76ers.
Momentum penting hadir ketika Magic mencatatkan 17-3 run di pertengahan kuarter pertama.
Baca Juga: Nickelodeon Buka Jalan ke Industri Animasi, Ini Program yang Diburu Talenta Muda
Rangkaian poin tersebut membuat Orlando menutup kuarter pembuka dengan keunggulan 30-17, sekaligus memberi tekanan kepada Philadelphia yang kesulitan menemukan ritme permainan.
Dominasi Magic berlanjut pada kuarter kedua. Tim asal Orlando itu tampil semakin agresif di kedua sisi lapangan dan memenangkan kuarter dengan skor 35-20.
Hasil tersebut membuat mereka memasuki jeda turun minum dengan keunggulan nyaman 65-37.
Selisih 28 poin di babak pertama menjadi modal yang terlalu besar untuk dikejar 76ers, meski lawannya tampil lebih baik setelah turun minum.
Jase Richardson Jadi Motor Kemenangan
Jase Richardson tampil sebagai pemain paling menonjol bagi Orlando Magic.
Ia menyelesaikan pertandingan dengan 25 poin dan menjadi pencetak angka terbanyak di laga tersebut.
Kontribusi besar juga datang dari Alex Morales yang membukukan double-double berkat torehan 13 poin dan 10 rebound.
Baca Juga: Rusia Gempur Odesa, Ukraina Balas Serang 20 Kapal Rusia di Laut Hitam
Selain keduanya, beberapa pemain Magic turut memberikan kontribusi penting:
- Colin Castleton: 14 poin, 6 rebound
- Lester Quinones: 12 poin
- Noah Penda: 10 poin, 6 rebound, 6 assist
Menariknya, seluruh lima pemain starter Orlando berhasil mencetak dua digit poin.
Penyebaran kontribusi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang membuat Magic mampu menjaga keunggulan hingga pertandingan selesai.
Perlawanan 76ers Belum Cukup
Philadelphia sebenarnya mampu meningkatkan performa setelah jeda pertandingan.
Namun, defisit poin yang terlalu jauh membuat mereka kesulitan membalikkan keadaan.
Amani Lyles menjadi pencetak angka terbanyak bagi 76ers dengan 18 poin dan 6 rebound.
Dante Maddox Jr. juga tampil produktif lewat sumbangan 17 poin, sementara rookie pilihan putaran pertama NBA Draft 2026 asal Alabama, Labaron Philon, menunjukkan potensinya dengan membukukan 15 poin, 6 rebound, dan 6 assist.
Baca Juga: Bingung Mau Minum Apa untuk Bisa Kembalikan Mood Ceriamu? Solusinya Minum Matcha
Meski beberapa pemain tampil cukup baik secara individu, performa tersebut belum mampu mengimbangi permainan kolektif Orlando yang tampil lebih konsisten sepanjang pertandingan.
Rekor Kedua Tim Berubah
Hasil pertandingan ini membawa Orlando Magic memperbaiki catatan menjadi 3 kemenangan dan 1 kekalahan di NBA Summer League 2026.
Sebaliknya, Philadelphia 76ers kini memiliki rekor 2 kemenangan dan 2 kekalahan, sehingga peluang mereka untuk melanjutkan tren positif menjadi sedikit lebih berat.
Dengan performa yang semakin solid, Orlando menunjukkan bahwa kedalaman skuad dan permainan tim yang konsisten bisa menjadi modal penting menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya di ajang NBA Summer League.
Hasil Pertandingan
Orlando Magic 99-92 Philadelphia 76ers
>Top Performer Orlando Magic
- Jase Richardson: 25 poin
- Alex Morales: 13 poin, 10 rebound
- Colin Castleton: 14 poin, 6 rebound
- Lester Quinones: 12 poin
- Noah Penda: 10 poin, 6 rebound, 6 assist
>Top Performer Philadelphia 76ers
- Amani Lyles: 18 poin, 6 rebound
- Dante Maddox Jr.: 17 poin
- Labaron Philon: 15 poin, 6 rebound, 6 assist. (*)
*Herlinda Nur Fauziya, Universitas Negeri Surabaya
Editor : Tim Content Writer Radar MadiunSumber : nba.com