Nasional Kota Madiun Kab. Madiun Ngawi Magetan Ponorogo Pacitan Internasional Olahraga Gaya Hidup Hiburan Jual Beli

Kasus Pelecehan Seksual, Klub Red Sparks Unggah Permintaan Maaf ke Penggemar

Wawan Isdarwanto • Jumat, 17 Juli 2026 | 18:03 WIB
Red Sparks dalam sebuah laga di V-League. (KOVO)
Red Sparks dalam sebuah laga di V-League. (KOVO)

 

Jawa Pos Radar Madiun - Red Sparks akhirnya buka suara terkait kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oknum staf kepelatihan klub terhadap seorang pemain.

Melalui akun Instagram resminya, Red Sparks mengunggah permintaan maaf.

"Kami dengan tulus meminta maaf kepada para penggemar," tulis Red Sparks.

Baca Juga: Profil Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 Argentina vs Spanyol

Red Sparks memastikan manajemen telah mengambil langkah perlindungan terhadap pihak yang terlibat, termasuk memisahkan mereka dan melaporkan kasus itu ke Pusat Etika Olahraga Korea.

Klub juga mengaku bakal menghormati seluruh proses penyelidikan yang kini sedang berlangsung.

"Saat ini kami dengan setia bekerja sama dengan investigasi yang sedang berlangsung oleh Pusat Etika Olahraga."

Manajemen menegaskan kelak akan mengambil keputusan sesuai hasil investigasi.

Baca Juga: Geger! Terseret Pusaran Kasus Pelecehan Seksual, Pelatih Red Sparks Ko Hee Jin Dinonaktifkan

Tak hanya menggemparkan publik voli Korea, kasus dugaan pelecehan seksual ini juga menyeret nama sang pelatih Ko Hee Jin.

Ko Hee Jin dinonaktifkan dari jabatan pelatih kepala meski kontraknya masih tersisa setahun.

Ko Hee Jiin yang hadir di tempat kejadian dituding tidak mengambil tindakan apa pun saat peristiwa itu terjadi.

Media Sport World menyebut insiden itu terjadi saat makan malam tim bersama staf pelatih dan pemain selama jeda All-Star Januari lalu namun baru terungkap Mei.

(isd)

Editor : Wawan Isdarwanto
pelecehan seksual Ko Hee jin Red Sparks