Jawa Pos Radar Madiun - Mental menjadi pembeda dalam duel SMAN 1 Madiun kontra SMAN 1 Magetan pada hari kedua Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West di GOR Wilis, Kota Madiun, Selasa (25/8).
Sempat mendapat tekanan selepas kuarter pertama, SMAN 1 Madiun mampu menjaga momentum untuk mengunci kemenangan 30-18.
SMAN 1 Madiun sebenarnya membuka pertandingan dengan dominan.
Mereka langsung tancap gas dan membuat SMAN 1 Magetan kesulitan mengembangkan permainan hingga menutup kuarter pertama dengan keunggulan telak 15-0.
Namun, situasi berbalik pada kuarter kedua. SMAN 1 Magetan mulai menemukan ritme dan mencetak lima angka tanpa balasan untuk memangkas jarak menjadi 15-5 saat turun minum.
Baca Juga: Bawa Konsep Reog Ponorogo, Ganesha Dance Curi Perhatian di AQUA DBL Dance 2026 East Java-West
Magetan Melawan, Madiun Jaga Momentum
Pertarungan semakin alot memasuki kuarter ketiga. Kedua tim sama-sama menghasilkan empat angka sehingga SMAN 1 Madiun masih mempertahankan keunggulan 19-9.
SMAN 1 Magetan kembali memberikan perlawanan pada kuarter pamungkas. Namun, SMAN 1 Madiun mampu merespons tekanan tersebut dengan mencetak 11 poin, sementara lawannya menghasilkan sembilan angka.
Laga pun ditutup dengan skor 30-18 untuk kemenangan SMAN 1 Madiun.
Zefanya Ari Saputra menjadi pencetak angka terbanyak SMAN 1 Madiun dengan delapan poin. Ricardo Amadeo Pranoto menyusul dengan kontribusi tujuh angka.
Sementara itu, Fahmi Akbarillah menjadi tumpuan SMAN 1 Magetan. Dia membukukan sembilan poin dan lima rebound.
Baca Juga: Keren! SMAN 1 Boyolangu Pamer Koreografi Kreatif di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West
Adu Mental di Tengah Gemuruh Suporter
Pertarungan kedua tim tidak hanya terjadi di lapangan. Ribuan suporter dari kedua kubu membuat atmosfer GOR Wilis bergemuruh melalui chant dan dukungan yang terus mengalir dari tribun.
Kapten SMAN 1 Madiun Kenzo Brillyano Ariesta mengakui tekanan semakin terasa pada dua kuarter terakhir. Apalagi, suporter SMAN 1 Magetan terus memberikan dukungan kepada timnya.
Dalam kondisi tersebut, Kenzo menilai kekompakan menjadi senjata timnya untuk menjaga fokus dan meredam momentum lawan.
“Akhirnya semua ini permainan mental. Kami saling menguatkan diri dan menjaga kekompakan. Dari situ kami bisa meredam sekaligus terus membalas poin yang mereka ciptakan,” ujar Kenzo.
Baca Juga: Penuh Warna! Foya Dance Crew Debut di AQUA DBL Dance 2026 East Java-West
Musim Terakhir Kenzo, Bidik Tiket Surabaya
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi SMAN 1 Madiun untuk melanjutkan perjalanan di Honda DBL with Kopi Good Day 2026 East Java-West. Target mereka tak berhenti pada satu kemenangan.
Kenzo ingin membawa timnya melangkah sejauh mungkin hingga championship dan mendapatkan tiket menuju Surabaya. Ambisi tersebut semakin besar karena musim ini menjadi perjalanan terakhirnya bersama SMAN 1 Madiun.
Kenzo telah membela tim basket sekolahnya sejak kelas X. Kini, sebagai siswa kelas XII, dia menjalani musim ketiganya sekaligus kesempatan terakhir berlaga bersama rekan-rekan seperjuangan di DBL.
“Kami akan semaksimal mungkin. Mengingat ini tahun ketiga, kami akan terus menjaga kekompakan dan berusaha melangkah jauh bersama,” tandasnya.
Untuk mengetahui informasi jadwal dan hasil lengkap pertandingan, cek selengkapnya di situs resmi DBL. (chi/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani