Jawa Pos Radar Madiun – Trofi kategori girls dipastikan menjadi milik Bumi Orek-Orek. Dua tim SMAN 2 Ngawi bahkan harus saling jegal di partai puncak AZA 3x3 Competition 2026 untuk menentukan siapa yang berhak menyandang status juara.
Derby Smada tersebut akhirnya dimenangi SMAN 2 Ngawi A. Mereka menaklukkan saudara satu sekolah, SMAN 2 Ngawi B, dengan skor tipis 4-3 dalam pertandingan yang berlangsung dramatis hingga menit-menit akhir.
Tak ada istilah berbagi kemenangan meski kedua tim sehari-hari mengenakan seragam sekolah yang sama.
Sejak pertandingan dimulai, SMAN 2 Ngawi A dan B tampil tanpa kompromi dan saling berbalas poin.
Baca Juga: Gambes Mania Bikin Koreo Pray for Kalimantan and NTT di DBL Arena Surabaya, Tiket Full Didonasikan
Menang Tipis 4-3 dalam Duel Dramatis
Ketegangan semakin terasa ketika waktu pertandingan terus berkurang. SMAN 2 Ngawi B terus memberikan tekanan untuk menjaga peluang merebut gelar.
Namun, SMAN 2 Ngawi A mampu memanfaatkan momentum penting untuk mendapatkan poin penentu.
Keunggulan satu angka kemudian berhasil dipertahankan hingga pertandingan berakhir.
Skor 4-3 memastikan SMAN 2 Ngawi A menjadi kampiun kategori girls.
Hasil tersebut sekaligus menyempurnakan dominasi SMAN 2 Ngawi setelah berhasil menempatkan dua wakil sekaligus di partai final.
Baca Juga: Ko Hee Jin Resmi Mundur: Mantan Pelatih Megawati di Red Sparks Kesandung Kasus Perilaku Tak Pantas
Kintania Farra Putri Sabet MVP Girls
Keberhasilan SMAN 2 Ngawi A semakin lengkap berkat pencapaian Kintania Farra Putri. Penampilannya sepanjang kompetisi mendapatkan apresiasi dengan terpilih sebagai MVP kategori girls AZA 3x3 Competition 2026.
Bagi Kintania, penghargaan individu tersebut terasa semakin istimewa karena datang bersamaan dengan keberhasilan membawa timnya menjadi juara.
Dukungan keluarga, guru, hingga teman-teman sekolah juga menjadi bagian penting dalam perjalanan tersebut.
“Senang banget bisa dapat MVP dan membawa tim juara. Terima kasih untuk orang tua, bapak ibu guru, dan teman-teman yang selalu memberikan dukungan,” ujar Kintania.
Baca Juga: Jadwal Byon Combat Showbiz 8: Jeka Saragih Ditantang Petarung Tak Terkalahkan asal Malaysia
Satu Sekolah, Tetap Saling Jegal
Final sesama SMAN 2 Ngawi menjadi cerita tersendiri.
Sebelum pertandingan dimulai, sekolah tersebut sebenarnya sudah memastikan trofi juara bakal dibawa pulang ke Ngawi.
Namun, situasi itu tak membuat pertandingan kehilangan daya saing. SMAN 2 Ngawi A dan B tetap tampil serius untuk membuktikan siapa yang terbaik di lapangan.
“Walaupun satu sekolah, kami tetap bermain serius dan berlomba menjadi yang terbaik. Alhamdulillah, akhirnya kami bisa membawa kejuaraan ini pulang ke SMAN 2 Ngawi,” tegas Kintania.
Jangan lupa untuk selalu memeriksa informasi hasil lengkap dan jadwal pertandingan di situs resmi DBL. (chi/*/naz)
Editor : Mizan Ahsani