Normalisasi bertujuan memaksimalkan kapasitas sungai menampung air saat hujan mengguyur Lingkungan Barean, Keluraan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan.
Satu unit mesin pompa air milik satpol pp dan damkar dikerahkan untuk mengurai endapan lumpur di saluran depan kantor Kecamatan Pacitan. Sedimentasi tersebut kemudian dikeruk agar aliran air dari Kali Kunir bisa langsung menuju ke muara sungai.
‘’Sengaja dinormalisasi agar tidak terjadi banjir. Karena pada Kamis (22/12) malam lalu hujannya cukup ekstrem,’’ kata Danramil Pacitan Kapten Kav Daduk Setiawan.
Daduk menjabarkan, lokasi pengerukan di saluran Barean itu dipilih setelah pihaknya berkoordinasi dengan pemkab. Pertimbangannya, saluran tersebut adalah penampung air dari Kali Kunir.
‘’Tinggi sedimentasi di saluran itu hampir mencapai satu meter. Tadi, sampahnya diangkut menggunakan dump truk,’’ terangnya.
Selain di saluran Barean, pengerukan dengan alat berat sempat dilakukan di sepanjang saluran Jalan Basuki Rahmat. Hanya saja, normalisasi saluran tersebut terkendala adanya bangunan jembatan penyeberangan permanen yang dibangun masyarakat.
‘’Yang jelas, normalisasi ini sebagai bentuk upaya kami membantu pemkab dalam menangani masalah banjir di wilayah kota,’’ ujar Dadut. (gen/her) Editor : Hengky Ristanto