Kepala Dinas Perikanan Pacitan Supomo mengatakan, penurunan produksi ikan pada 2022 terjadi karena beberapa faktor. Salah satunya, cuaca. Selain itu, dipengaruhi masa musim ikan. Menurutnya, ikan ini ada musimnya.
‘’Ada penurunan produksi ikan sekitar 4 ribu ton sepanjang tahun lalu dibandingkan pada 2021,’’ katanya, Jumat (20/1).
Pihaknya tak bisa berbuat banyak atas penurunan produksi ikan nelayan tersebut. Sebagai upaya mendongkrak kembali produksi ikan tahun ini, dinas perikanan memberikan bantuan rumpon kepada kelompok nelayan lokal di Pringkuku, Tulakan, Kebonagung, Ngadirojo dan Pacitan.
‘’Semoga tahun ini atau pada 2024 bisa kami realisasikan,’’ ujar mantan kepala BKPPD tersebut.
Meski produksinya menurun, Supomo memastikan hal itu tak mempengaruhi tingkat konsumsi ikan daerah. Dia menegaskan stok ikan saat ini cukup dan dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
‘’Tapi, harga sejumlah ikan di pasar naik. Karena nelayan-nelayan kecil juga masih melaut kendati tidak terlalu jauh dari daratan. Sehingga, pasokan ikan masih ada,’’ terangnya. (gen/her)
PRODUKSI IKAN PACITAN
- Target produksi ikan 2021: 12.626.140 kilogram
- Realisasi produksi ikan 2021: 12.643.676 kilogram
- Target produksi ikan 2022: 11.330.000 kilogram
- Realisasi produksi ikan 2022: 8.874.346 kilogram
*Sumber: Dinas Perikanan Pacitan Editor : Hengky Ristanto