Isi konten itu mengenai informasi bahwa salah seorang peserta didiknya diduga sempat nyaris menjadi korban percobaan penculikan oleh orang tak dikenal (OTK) saat pulang sekolah.
Bhabinkamtibmas Kalikuning Bripka Latip Utomo tak menampik akan rekaman video itu. Pun, pihaknya juga telah mengonfirmasi terkait hal tersebut kepada pihak yang bersangkutan. Dari penjelasan Sayuri, diketahui bahwa muridnya yang berinisial RFOP sempat dicegat oleh OTK saat melintas di jalan desa masuk Dusun Kepek, Kalikuning.
Saat itu, RFOP sempat ditawari oleh OTK tersebut untuk diantarkan ke Desa Bolosingo, Kecamatan Pacitan dengan imbalan uang Rp 200 ribu. ‘’Namun RFOP ini tidak mau. Hingga akhirnya orang tersebut pergi,’’ kata Latip kemarin (3/2).
Dari cerita yang diperolehya tersebut, Latip menilai tidak ada unsur penculikan. Karena awalnya video rekaman itu hanya dijadikan sebagai bahan imbauan kepada wali murid. Tapi, ternyata justru tersebar luas.
‘’Pihak kepala MTS Muhammadiyah 05 Kalikuning juga sudah meminta maaf kalau akhirnya menjadi gaduh,’’ ungkapnya.
Meski demikian, Latip tetap meminta kepada para orang tua maupun anak-anak untuk tetap waspada akan tindak kejahatan semacam itu. ‘’Jadi di desa Kalikuning tidak ada kejadian upaya penculikan atau pun kejadian penculikan anak. Jika ada permasalahan atau kejadian agar menghubungi pihak kepolisian setempat,’’ tuturnya. (gen/her) Editor : Hengky Ristanto