Gaya Hidup Hiburan Internasional Kab. Madiun Kota Madiun Magetan Nasional Ngawi Olahraga Pacitan Ponorogo

Pemkab Pacitan Ngotot Bangun Bandara Perintis

Hengky Ristanto • Senin, 6 Maret 2023 | 19:30 WIB
LAPANGAN TERBANG: Pacitan termasuk dalam daerah atau kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) Lanud Iswahjudi. (SUGENG DWI N/RADAR PACITAN)
LAPANGAN TERBANG: Pacitan termasuk dalam daerah atau kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) Lanud Iswahjudi. (SUGENG DWI N/RADAR PACITAN)
PACITAN, Jawa Pos Radar MadiunKeinginan pemkab agar ada bandara komersial di Pacitan tak pernah padam. Bahkan, objek lokasi atau kawasan untuk pembangunan airport itu sengaja dimasukkan dalam penyusunan rencana peraturan daerah (raperda) rencana tata ruang wilayah (RTRW) 2023-2043.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Perencanaan dan Penelitian (Bappedalitbang) Pacitan Heru Sukresna menyatakan, rencana pembangunan bandara perintis terus bergulir. Malah sejumlah lokasi pembangunan lapangan terbang itu telah ditentukan. ''Ada lima lokasi. Yakni, di wilayah Kecamatan Pacitan dan Pringkuku,'' katanya kemarin (5/3).

Di sisi lain, Heru memastikan proses studi kelayakan atau feasibility study (FS) pembangunan bandara telah dilakukan oleh pihak Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Hasilnya juga sudah disampaikan ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). ''Malah, mereka (Kemenhub) sudah melakukan peninjauan ke lokasi beberapa waktu lalu,'' ujarnya.

Saat ini, pemkab hanya menunggu jawaban dari Kemenhub terhadap hasil kajian itu. Karena kemungkinan hasil studi kelayakan tersebut perlu dilakukan peninjaun terlebih dahulu dari Kemenhub. ''Untuk lokasi detailnya (pembangunan bandara) masih kami rahasiakan dulu,'' kata mantan kepala dinas perdagangan dan tenaga kerja itu.

Yang jelas, kata Heru, lahan seluas 50-70 hektare telah disiapkan di lima lokasi yang diusulkan untuk pembangunan bandara. Bahkan, pemkab berani menganggarkan untuk pembagunan tahap awal berupa runway pesawat sepanjang dua kilometer. ''Yang jelas, lokasinya jauh dari kawasan penduduk dan rawan bencana. Sudah mengerucut ke satu lokasi sebenarnya. Tinggal finalisasi dari tim ahli dan pak bupati,'' bebernya.

Heru mengungkapkan, selama ini yang menjadi kendala pembangunan bandara di Pacitan karena termasuk dalam kawasan keselamatan operasi penerbangan (KKOP) Lanud Iswahjudi.

Tapi, pemkab bakal intens berkoordinasi dengan pihak TNI AU agar rencana pembangunan bandar perintis bisa goal. ''Kami juga lakukan koordinasi dengan pemprov sekaligus memaparkan rencana ini ke gubernur (Khofifah Indar Parawansa),'' terangnya.

Jika semuanya beres, dia berharap pembangunan ini bisa dilakukan dalam 3-4 tahun mendatang. Dengan begitu, ke depannya dapat meningkatkan ekonomi di sektor pariwisata setelah rencana pembangunan barang dan niaga (Gelon) tak menuai kepastian. ''Jika ada bandara meski hanya untuk pesawat kecil (perintis) tentu akan berdampak baik bagi sektor pariwisata Pacitan,'' jelas Heru. (gen/her) Editor : Hengky Ristanto
#Khofifah Indar Parawansa #RTRW pacitan #bandara pacitan #Bappedalitbang Pacitan #its surabaya #gubernur jatim