PACITAN, Jawa Pos Radar Madiun – Pengurus, kader dan simpatisan Partai Demokrat girang bukan kepalang. Itu setelah Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY masuk kabinet.
Rabu (21/2), AHY dilantik menjadi Menteri ATR/BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional) oleh Presiden Joko Widodo alias Jokowi di Istana Negara, Jakarta.
Putra sulung Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY itu menggantikan Hadi Tjahjanto.
Hadi diketahui dilantik menjadi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) pada waktu yang sama.
Jatah menteri untuk petinggi partai berlogo bintang mercy itu pun disambut gembira hingga di daerah.
Sekretaris DPC Partai Demokrat Pacitan Arif Setya Budi (ASB) tak bisa menutupi kegirangannya.
Menurut dia, dengan diangkatnya AHY menjadi menteri dalam kabinet Jokowi akan sangat menguntungkan Demokrat.
‘’Ini start yang baik sebagai langkah awal sebelum Pak Prabowo dilantik (sebagai Presiden RI),’’ katanya.
Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 34/P Tahun 2024, AHY mengisi Kabinet Indonesia Maju (KIM) hingga masa jabatan periode 2019-2024.
‘’Tentu ini menguntungkan partai Demokrat untuk melangkah ke depan bersama pemerintah dengan baik,’’ sambungnya.
Dengan bergabungnya Demokrat di kabinet Jokowi, akan segera disampaikan posisi partai ke depan.
Karena itu pihaknya akan all-out mendukung pemerintahan Jokowi sampai tuntas. ‘’Kami ucapkan selamat,’’ ujarnya.
Tanda-tanda AHY bakal masuk kabinet Jokowi sebenarnya mulai tercium saat Prabowo Subianto sowan SBY di Museum dan Galeri SBY*Ani, Pacitan, akhir pekan lalu.
Kedua tokoh nasional ini membahas beberapa isu.
Termasuk harapan kabinet Prabowo-Gibran mendatang jika resmi ditetapkan sebagai pemenang Pilpres 2024.
Hanya, saat itu AHY membantah ada pembahasan soal jatah menteri. Menurut dia, pertemuan tersebut murni silaturahim.
‘’Belum (bahas menteri). Kami tidak membicarakan itu sama sekali,’’ jelasnya usai pertemuan dengan Prabowo, Sabtu (18/2). (hyo/sat)
Editor : Mizan Ahsani